Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Jokowi Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang
2
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
Politik
19 jam yang lalu
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
3
Soal Jokowi dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno
Peristiwa
20 jam yang lalu
Soal Jokowi dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno
4
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
Peristiwa
19 jam yang lalu
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
5
Kembali Tebar Teror, Teroris OPM Tembaki Polsek dan Bakar Rumah Penduduk Ilaga Papua
Hukum
21 jam yang lalu
Kembali Tebar Teror, Teroris OPM Tembaki Polsek dan Bakar Rumah Penduduk Ilaga Papua
6
Kisah Penjual Prangko Kembalikan Duit Rp 16,4 Juta yang Ia Temukan di Depan Kantor Pos
Peristiwa
20 jam yang lalu
Kisah Penjual Prangko Kembalikan Duit Rp 16,4 Juta yang Ia Temukan di Depan Kantor Pos

Pasukan TNI dan Anggota OPM Kontak Tembak Jumat Siang, 2 Tewas

Pasukan TNI dan Anggota OPM Kontak Tembak Jumat Siang, 2 Tewas
Ilustrasi prajurit TNI. (Int)
Jum'at, 29 November 2019 17:32 WIB
NDUGA - Kontak tembak terjadi antara pasukan TNI dengan anggota Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) Organisasi Papua Merdeka (OPM), di Nduga, Papua, Jumat (29/11/2019) siang.

Dikutip dari sindonews.com, pasukan TNI AD yang kontak tembak dengan KKSB OPM pimpinan Egianus Kogoya itu berasal dari Yonif 514/Sabbada Yudha BKO Kodam XVII/Cenderawasih.

Akibat kontak tembak tersebut, Helikopter Bell HA milik penerbad TNI AD yang akan mendarat di Bandara Nduga Papua, Jumat siang (29/11/2019) harus kembali mengudara dan return to base ke Bandara di Timika Papua.

Berdasarkan sumber sindo, akibat kontak tembak tersebut dua anggota kelompok bersenjata (OPM) pimpinan Egianus Kogoya tersebut tewas dengan kondisi luka tembak di kepala. Namun anggota kelompok bersenjata lainnya langsung membawa mayat dua rekannya tersebut, tapi kedua senjata laras panjang yang dipakai untuk menembaki heli dan aparat TNI tertinggal.

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kol Cpl Eko Daryanto membenarkan adanya kontak tembak antara aparat keamanan dengan KKSB di Nduga, Papua.

''Ya benar, ada kontak tembak, informasinya seperti itu, tapi informasi ini masih kita dalami, Setelah lengkap kita akan sampaikan,'' kata Kol Cpl Eko Daryanto kepada SINDOnews, saat dihubungi lewat ponselnya.

Sebelumnya, pasukan TNI yang sedang membongkar muat bahan makanan (bamak) untuk kebutuhan rutin personel yang sedang melaksanakan pengamanan Trans Papua juga ditembaki KKSB OPM pada Rabu (24/4/2019). Penembakan terjadi di halaman Kantor Distrik Nirkuri Kabupaten Nduga usai Helly Bell HA-5179 milik penerbad TNI AD landing. ***

Editor:hasan b
Sumber:Sindonews.com
Kategori:Ragam
wwwwww