Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
6 - 7 Menteri Jokowi akan Direshuffle?
Pemerintahan
16 jam yang lalu
6 - 7 Menteri Jokowi akan Direshuffle?
2
Ini Upaya Pemerintah Pangkas Harga Jual Listrik
Umum
17 jam yang lalu
Ini Upaya Pemerintah Pangkas Harga Jual Listrik
3
GG PAN Minta Wacana Pajak Sembako dan Pendidikan Dibatalkan
Umum
18 jam yang lalu
GG PAN Minta Wacana Pajak Sembako dan Pendidikan Dibatalkan
4
Tito Apresiasi Bima Arya
Pemerintahan
18 jam yang lalu
Tito Apresiasi Bima Arya
5
Ibu Kota Republik Indonesia Masuki Fase Amat Genting Pandemi
Nasional
17 jam yang lalu
Ibu Kota Republik Indonesia Masuki Fase Amat Genting Pandemi
6
Jokowi Dinilai Lecehkan Megawati karena Ini...
Politik
15 jam yang lalu
Jokowi Dinilai Lecehkan Megawati karena Ini...

Menkeu Kaget Masih Ada Berani Korupsi Dana BOS, Modusnya 'Kamu Kan Udah Terima, Minta Dong Setorannya'

Menkeu Kaget Masih Ada Berani Korupsi Dana BOS, Modusnya Kamu Kan Udah Terima, Minta Dong Setorannya
Menkeu Sri Mulyani. (int)
Sabtu, 30 November 2019 19:20 WIB
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku sudah mengetahui bahwa masih ada yang berani mengorupsi dana bantuan operasional sekolah (BOS).

Sri mengaku kaget saat mengetahui hal itu, mengingat penyaluran dana BOS tersebut sudah sangat ketat dan tepat sasaran.

''Tadinya saya pikir nggak ada korupsi. Tapi tetap ada korupsi,'' kata Sri Mulyani di gedung Kemendikbud, Jakarta, Sabtu (30/11/2019), seperti dikutip dari detik.com.

Sri Mulyani menjelaskan, setiap tahun anggaran pendidikan dialokasikan sebesar 20% atau setara Rp507 triliun dari total belanja APBN. Dari total itu, sekitar Rp200 triliun habis untuk gaji guru.

''Itu disalurkan kepada daerah dari transfer DAU dalam bentuk gaji guru, tunjangan profesi guru, sertifikasi guru,'' jelasnya.

Penyaluran dana bantuan operasional sekolah (BOS) juga termasuk yang diberikan pemerintah pusat ke 450 kabupaten/kota di 34 provinsi. Namun, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini kaget jika masih ada yang korupsi dana BOS.

''By name by address, sampai di-address diminta sama yang di atas. 'kamu kan udah terima, minta dong setorannya' itu yang terjadi begitu (korupsi),'' ungkapnya.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Ragam
wwwwww