Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dampak Kerumunan Pilkada dan Libur Akhir Tahun harus Diantisipasi
MPR RI
18 jam yang lalu
Dampak Kerumunan Pilkada dan Libur Akhir Tahun harus Diantisipasi
2
Minta Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Bansos Siak, Komisi III DPR RI Sambangi Kejati Riau
Politik
3 jam yang lalu
Minta Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Bansos Siak, Komisi III DPR RI Sambangi Kejati Riau
3
RDPU dengan DPR, Ferry J Kono: Masih Banyak Yang Belum Memahami Peran KOI
Olahraga
16 jam yang lalu
RDPU dengan DPR, Ferry J Kono: Masih Banyak Yang Belum Memahami Peran KOI
4
Kepincut Teqball, Mantan Pemain Timnas: Ada Kenikmatan dan Keindahan
Olahraga
23 jam yang lalu
Kepincut Teqball, Mantan Pemain Timnas: Ada Kenikmatan dan Keindahan
5
Kikis Fanatisme dan Radikalisme, Pemerintah Disarankan Hidupkan Dialog
MPR RI
21 jam yang lalu
Kikis Fanatisme dan Radikalisme, Pemerintah Disarankan Hidupkan Dialog
6
Allysa Amalia, Pengidola Cheong Min Tan Ingin Raih Prestasi Dunia
Olahraga
18 jam yang lalu
Allysa Amalia, Pengidola Cheong Min Tan Ingin Raih Prestasi Dunia

Dua Prajurit TNI Gugur Ditembak Kelompok Bersenjata di Papua

Dua Prajurit TNI Gugur Ditembak Kelompok Bersenjata di Papua
Anggota kelompok bersenjata di Papua. (merdeka.com)
Rabu, 18 Desember 2019 15:28 WIB
JAYAPURA - Dua prajurit TNI gugur akibat ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Mereka tertembak saat pasukan gabungan TNI-Polri kontak senjata dengan KKB, di Distrik Sugapa, Selasa (17/12/2019).

Dikutip dari kompas.com, Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman melalui rilis pada Rabu (18/12/2019) menyebutkan, kedua prajurit TNI yang gugur yaitu Lettu Inf Erizal Zuhri Sidabutar dan Serda Rizky.

''Saat ini kedua jenazah dalam proses evakuasi,'' ujarnya.

Kedua prajurit TNI tersebut gugur saat melaksanakan tugas dalam menjamin keamanan warga Papua.

Menurut dia, Satgas Gakum TNI bersama Polri sebelumnya beberapa kali mendapat informasi dari warga Sugapa bahwa warga yang sedang melaksanakan persiapan perayaan Natal mendapat gangguan keamanan berupa intimidasi, kekerasan fisik, perampokan, pemerkosaan dan perampasan serta penjarahan harta benda yang dilakukan oleh KKB.

Mereka juga diduga sebagai pelaku penembakan terhadap tiga pengemudi ojek pada Oktober 2019 lalu.

''Satgas Gakkum TNI bersama Polri meningkatkan kegiatan patroli pengamanan di tempat yang diduga menjadi basis kegiatan KKB. Pada saat melaksanakan patroli keamanan, terjadi kontak tembak yang mengakibatkan dua prajurit TNI gugur,'' tutur Rahman.

Pasca kontak tembak, sambungnya, Satgas Gakum TNI-Polri terus melakukan pengejaran untuk menangkap

KKB yang melarikan diri ke dalam hutan dan memastikan terjaminnya keamanan masyarakat menjelang perayaan Natal.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww