Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Komisi III DPR Desak Kapolda Usut Aksi Teror Pembunuhan dan Pembakaran Rumah di Sulteng
Peristiwa
24 jam yang lalu
Komisi III DPR Desak Kapolda Usut Aksi Teror Pembunuhan dan Pembakaran Rumah di Sulteng
2
Bamsoet Ajak Anggota IMI jadi Duta Empat Pilar MPR RI
Peristiwa
23 jam yang lalu
Bamsoet Ajak Anggota IMI jadi Duta Empat Pilar MPR RI
3
Zudan: Kenali Dukcapil dan KPU, Mari Bersama Sukseskan Pilkada!
Nasional
23 jam yang lalu
Zudan: Kenali Dukcapil dan KPU, Mari Bersama Sukseskan Pilkada!
4
Wakil Ketua MPR Mengutuk Serangan Teror di Sigi, Sulawesi Tengah
Peristiwa
21 jam yang lalu
Wakil Ketua MPR Mengutuk Serangan Teror di Sigi, Sulawesi Tengah
5
Ke Korps Marinir di Sumut, Nono Sampono: TNI harus Waspada Pergeseran Geo Politik dan Geo Ekonomi
Politik
20 jam yang lalu
Ke Korps Marinir di Sumut, Nono Sampono: TNI harus Waspada Pergeseran Geo Politik dan Geo Ekonomi
6
Harusnya, Dana Desa Bisa Dinikmati Warga Desa Khusunya Keluarga Miskin
Ekonomi
20 jam yang lalu
Harusnya, Dana Desa Bisa Dinikmati Warga Desa Khusunya Keluarga Miskin

Dilaporkan Hilang, Siswi SMP Ditemukan Tak Bernyawa dalam Gorong-gorong di Depan Sekolahnya

Dilaporkan Hilang, Siswi SMP Ditemukan Tak Bernyawa dalam Gorong-gorong di Depan Sekolahnya
Ilustrasi jenazah wanita. (dok)
Selasa, 28 Januari 2020 00:16 WIB
TASIKMALAYA - Setelah hilang beberapa hari, siswi SMPN 6 Kota Tasikmalaya berinisial DS (13), ditemukan tak bernyawa dalam gorong-gorong di depan sekolahnya, Senin (27/1/2020).

Dikutip dari merdeka.com, penemuan jasad DS tersebut menghebohkan warga Kelurahan Cilembang, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Saat pertama kali ditemukan, jasad korban yang mengenakan seragam sekolah itu belum diketahui identitasnya, sampai polisi datang ke lokasi. Dari pemeriksaan polisi, dari dalam tas milik korban ditemukan identitasnya, yaitu DS, siswa kelas VII SMPN 6 Kota Tasikmalaya.

Salah seorang warga, Nining (48) menyebutkan bahwa awal ditemukannya DS karena kecurigaan warga yang saat hujan air dari gorong-gorong selalu meluap.

''Padahal kalau biasanya lancar. Pas begitu dicek ternyata ditemukan ada orang di dalamnya sehingga menghambat saluran air,'' ujarnya.

Saat pertama kali ditemukan, kata Nining, korban terlihat masih menggunakan kerudung. Salah seorang warga pun begitu mengetahui segera melapor ke polisi.

Warga bernama Nanang (56) menduga kalau jenazah tersebut sudah beberapa hari ada di dalam gorong-gorong. Dugaan tersebut didasarkan karena dia bersama warga lainnya mencium bau anyir yang menyengat di sekitar lokasi.

''Kita awalnya menduga bangkai binatang seperti anjing atau yang lainnya karena memang sempat tercium bau. Saat dicek ternyata jenazah manusia,'' katanya.

Polisi kemudian mengevakuasi jenazah ke RSUD dr Soekardjo. Rencananya jenazah akan diautopsi untuk memastikan penyebab kematiannya.

Sementara itu Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota AKP Dadang Sudiantoro menyebut bahwa pihaknya menerima laporan warga akan penemuan mayat sekitar pukul 15.00 WIB.

''Saat pertama kali ditemukan, korban masih menggunakan seragam Pramuka. Kita juga temukan tas milik korban. Saat ini sudah dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr Soekardjo,'' sebutnya.

Ia menjelaskan, ditemukannya DS di dalam gorong-gorong bermula saat penjaga sekolah mencium bau anyir yang menyengat. Saat mencari sumbernya, penjaga sekolah bersama warga menemukan mayat dalam gorong-gorong.

''Saat itu jenazah tidak bisa diambil menggunakan tangan. Kita juga kemudian terpaksa membongkar gorong-gorong sehingga terlihat kaki manusia. Korban diketahui berinisial DS (13). Keluarga korban sudah ada dan mengonfirmasi kejadian tersebut,'' jelasnya.

Dadang mengungkapkan bahwa sebelum DS ditemukan, keluarga korban sempat membuat laporan kehilangan ke Polsek Mangkubumi pada Jumat (24/1), karena korban diketahui hilang sejak Kamis (23/1).

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, lanjut Dadang, pihaknya belum menemukan tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban. ''Kita akan autopsi untuk memastikan penyebab kematiannya. Kita akan memohon hal itu kepada keluarga,'' tutupnya. ***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam
wwwwww