Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
2
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
Kesehatan
13 jam yang lalu
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
3
Kontroversi Kalung Anti Virus Corona, Antara Obat dan Ajian Jimat
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Kontroversi Kalung Anti Virus Corona, Antara Obat dan Ajian Jimat
4
Gus Jazil Minta Pemerintah Selamatkan Lembaga Pendidikan Swasta
Pendidikan
13 jam yang lalu
Gus Jazil Minta Pemerintah Selamatkan Lembaga Pendidikan Swasta
5
KUR UMKM Penyelamatan Ekonomi Nasional Berperan Penting Saat Pandemi Covid-19
Pemerintahan
1 jam yang lalu
KUR UMKM Penyelamatan Ekonomi Nasional Berperan Penting Saat Pandemi Covid-19

Lolos dari Pemerkosaan karena Mengaku Terinfeksi Virus Corona

Lolos dari Pemerkosaan karena Mengaku Terinfeksi Virus Corona
Ilustrasi. (dok)
Jum'at, 07 Februari 2020 09:04 WIB
JAKARTA - Teror virus corona telah menyelamatkan seorang wanita di China dari percobaan pemerkosaan yang dilakukan seorang pria yang awalnya bermaksud mencuri.

Dikutip dari Republika.co.id yang melansir dari Daylimail, Jumat (7/2), wanita tersebut berinisial Yi, tinggal seorang diri di kota Jingshan. Yi berpura-pura batuk dan mengatakan dirinya baru saja dari Wuhan.

Tersangka bernama Xiao masuk ke rumah korban hendak mencuri. Namun melihat Yi seorang diri, tersangka pun berusaha melakukan serangan seksual.

Tersangka berusaha membekap mulut korban dan mencekik lehernya. Namun Yi terus berontak dan berteriak 'Saya baru saja kembali dari Wuhan dan telah terinfeksi (corona), karena itu saya sendirian di rumah karena dalam karantina'.

Korban kemudian berpura-pura batuk sambil terus berusaha mendorong Xiao. Setelah mendengar pengakuan Yi, Xiao ketakutan dan melarikan diri. Namun Xiao berhasil melarikan uang 3.080 yuan milik Yi yang sebelumnya dicuri.

Peristiwa ini terjadi di kota Pingba di pinggiran Jingshan, yang berjarak sekitar tiga jam dari Wuhan. Hal itu diungkapkan oleh Biro Keamanan Umum Jingshan di sebuah pos media sosial pada Senin lalu.

Menurut Polisi setempat, Xiao baru saja meninggalkan rumahnya pada malam kejadian, Jumat. Xiao yang tidak memiliki uang bermaksud untuk merampok di rumah korban.

Setelah dia menyelinap di rumah korban dan melihat korban seorang diri, Xiao berpikir untuk melakukan serangan seksual.

Korban segera menghubungi kepolisian dan polisi pun langsung melancarkan perburuan di dalam kota. Pencarian hari itu diakui oleh kepolisian sangat sulit karena seluruh masyarakat menggunakan masker demi melindungi mereka dari virus corona.

Xiao akhirnya menyerahkan diri dengan ditemani ayahnya pada Senin. Dia mengakui kesalahannya dan saat ini telah ditahan.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam

wwwwww