Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bareng PARFI, Ketua MPR Salurkan Bantuan ke Pekerja Seni
MPR RI
20 jam yang lalu
Bareng PARFI, Ketua MPR Salurkan Bantuan ke Pekerja Seni
2
Cegah Generasi Muda Terjebak Ekstremisme, Basarah: Penting Moderasi Beragama
MPR RI
20 jam yang lalu
Cegah Generasi Muda Terjebak Ekstremisme, Basarah: Penting Moderasi Beragama
3
Kebijakan Penanganan Covid-19 di Daerah harus Paralel dengan Pemerintah Pusat
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Kebijakan Penanganan Covid-19 di Daerah harus Paralel dengan Pemerintah Pusat
4
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
Peristiwa
12 jam yang lalu
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
5
Imam Masjid Dipukul Pakai Balok Saat Pimpin Shalat Zuhur, Pelakunya Wanita, Ternyata Ini Penyebabnya
Peristiwa
11 jam yang lalu
Imam Masjid Dipukul Pakai Balok Saat Pimpin Shalat Zuhur, Pelakunya Wanita, Ternyata Ini Penyebabnya
6
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
Nasional
10 jam yang lalu
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting

Lolos dari Pemerkosaan karena Mengaku Terinfeksi Virus Corona

Lolos dari Pemerkosaan karena Mengaku Terinfeksi Virus Corona
Ilustrasi. (dok)
Jum'at, 07 Februari 2020 09:04 WIB
JAKARTA - Teror virus corona telah menyelamatkan seorang wanita di China dari percobaan pemerkosaan yang dilakukan seorang pria yang awalnya bermaksud mencuri.

Dikutip dari Republika.co.id yang melansir dari Daylimail, Jumat (7/2), wanita tersebut berinisial Yi, tinggal seorang diri di kota Jingshan. Yi berpura-pura batuk dan mengatakan dirinya baru saja dari Wuhan.

Tersangka bernama Xiao masuk ke rumah korban hendak mencuri. Namun melihat Yi seorang diri, tersangka pun berusaha melakukan serangan seksual.

Tersangka berusaha membekap mulut korban dan mencekik lehernya. Namun Yi terus berontak dan berteriak 'Saya baru saja kembali dari Wuhan dan telah terinfeksi (corona), karena itu saya sendirian di rumah karena dalam karantina'.

Korban kemudian berpura-pura batuk sambil terus berusaha mendorong Xiao. Setelah mendengar pengakuan Yi, Xiao ketakutan dan melarikan diri. Namun Xiao berhasil melarikan uang 3.080 yuan milik Yi yang sebelumnya dicuri.

Peristiwa ini terjadi di kota Pingba di pinggiran Jingshan, yang berjarak sekitar tiga jam dari Wuhan. Hal itu diungkapkan oleh Biro Keamanan Umum Jingshan di sebuah pos media sosial pada Senin lalu.

Menurut Polisi setempat, Xiao baru saja meninggalkan rumahnya pada malam kejadian, Jumat. Xiao yang tidak memiliki uang bermaksud untuk merampok di rumah korban.

Setelah dia menyelinap di rumah korban dan melihat korban seorang diri, Xiao berpikir untuk melakukan serangan seksual.

Korban segera menghubungi kepolisian dan polisi pun langsung melancarkan perburuan di dalam kota. Pencarian hari itu diakui oleh kepolisian sangat sulit karena seluruh masyarakat menggunakan masker demi melindungi mereka dari virus corona.

Xiao akhirnya menyerahkan diri dengan ditemani ayahnya pada Senin. Dia mengakui kesalahannya dan saat ini telah ditahan.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam

wwwwww