Yunita Terkapar Ditembak Suami Gara-gara Tendang Motor

Yunita Terkapar Ditembak Suami Gara-gara Tendang Motor
Ilustrasi. (merdeka.com)
Senin, 10 September 2018 18:46 WIB
JAKARTA - Deni Hidayat, warga Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, diburu polisi karena menembak Yunita, istrinya sendiri, menggunakan airsoft gun.

Yunita terkapar setelah setelah peluruh airsoft gun bersarang di dadanya. Oleh keluarganya, Yunita segera dilarilkan ke RSUD Koja, Jakarta Utara. Hingga kini Yunita masih terbaring di RSUD Koja.

Dikutip dari merdeka.com, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, penembakan istri oleh suaminya itu terjadi Ahad (9/9), sekitar pukul 17.00 WIB.

Pihak kepolisian mengetahui hal itu setelah Muhamad Samin melaporkan musibah yang dialami adiknya. ''Menurut keterangan pelapor bahwa korban mengalami luka di bagian dada kanan,'' kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (10/9).

Kapolsek Tanjung Priok, Kompol Supriyanto, mengatakan, kondisi Yunita semakin membaik dan akan menjalani operasi di RSUD Koja.

''Sehat bisa ngobrol, bisa selfie segala. Masih di RSUD, mau dioperasi,'' kata Kompol Supriyanto, saat dihubungi Senin (10/9).

Sebelum penembakan, Yunita sempat minta diantarkan oleh Deni ke suatu tempat. Namun, saat itu Deni menolak permintaan Yunita.

''Gara-gara ini, istri minta anter tapi suaminya enggak mau, motornya ditendang sama istrinya,'' jelasnya.

Alasan Deni tak mau mengantarkan Yunita karena sedang sakit atau kurang sehat.

''Suaminya bilang sakit katanya, 'gua enggak enak badan panas nih'. Terus istrinya lihat ternyata nongkrong sama temennya,'' ujarnya.

Dikatakan Supriyanto, polisi sedang memburu Deni untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

''Belum, kita lagi cari, kita juga ikut bantu nyari,'' kata dia.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww