Ketahuan Selingkuh di Perkebunan, Istri Digorok Suami dan Kepalanya Diantarkan ke Kantor Polisi

Ketahuan Selingkuh di Perkebunan, Istri Digorok Suami dan Kepalanya Diantarkan ke Kantor Polisi
Pria India antarkan kepala istrinya ke kantor polisi. (merdeka.com)
Kamis, 13 September 2018 08:24 WIB
NEW DELHI - Satish, seorang pria di Negara Bagian Karnataka, Ramachandra Nayak, India, mendatangi kantor polisi sambil membawa kepala istrinya yang dimasukkannya ke dalam tas. Tangan pria itu memegang sebilah parang yang telah digunakan menggorok leher istrinya.

Dikutip dari merdeka.com, kepada polisi, Satish mengaku baru saja membunuh istrinya, Roopa, karena ketahuan selingkuh. Pembunuhan itu dilakukan secara sadis, sampai dia menggorok leher sang istri sebelum akhirnya menyerahkan diri ke polisi.

''Ini istri saya. Saya telah memberi apapun kepadanya, tetapi dia malah mengkhianati saya. Saya melihatnya di dekat perkebunan dengan pria lain lalu membunuhnya. Selingkuhannya melarikan diri dan saya tidak bisa membunuhnya,'' kata Satish kepada polisi, seraya mengeluarkan kepala istrinya dari dalam tas, dikutip dari Sky News, Rabu (12/9).

Selanjutnya, Satish mengatakan bahwa selingkuhan istrinya yang bernama Sunil juga pernah melakukan tindakan kriminal lain. Namun si istri malah lebih memilih pria itu daripada dirinya.

''Saya bekerja sebagai sopir taksi dan berjanji akan selalu memenuhi kebutuhan keluarga. Tapi dia tetap memilih mengkhianati saya,'' akunya.

Polisi setempat mencatat keterangan Satish ke dalam BAP dan langsung menahannya. Namun sebelum itu, polisi dibawa Satish ke tempat di mana dia mengubur sisa tubuh sang istri.

''Berdasarkan pernyataannya, tersangka menuduh istrinya berselingkuh. Dia mengikuti istrinya ke sebuah perkebunan di Nilagiri dekat Stasiun Kereta Api Shivani sambil membawa parang. Saat melihatnya istrinya bersama pria lain, dia nekat menggorok leher sang istri,'' jelas petugas polisi Negara Bagian Karnataka, Ramachandra Nayak.

Satish dan Roopa dilaporkan menikah pada 2018. Namun tampaknya pernikahan berbeda kasta itu tidak berjalan dengan baik karena pasangan tersebut pernah melapor ke polisi terkait masalah dalam pernikahan.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww