Keponakan Novanto Akui Pernah Belikan Tas Hermes untuk Mantan Sekjen Kemendagri Diah Anggraeni

Keponakan Novanto Akui Pernah Belikan Tas Hermes untuk Mantan Sekjen Kemendagri Diah Anggraeni
Mantan Sekjen Kemendagri Diah Anggraeni. (tempo.co)
Selasa, 23 Oktober 2018 19:12 WIB
JAKARTA - Keponakan Setya Novanto (Setnov), Irvanto Hendra Pambudi, menjalani sidang sebagai terdakwa kasus korupsi KTP elektronik di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Selasa (23/10/2018).

Dikutip dari okezone.com, dalam sidang tersebut Irvanto mengakui pernah membelikan tas merek Hermes kepada m‎antan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri, Diah Anggraeni, atas perintah pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong.

''Saya yang ambilkan ke tokonya. Saya disuruh Pak Andi, ini uang untuk belikan tas,'' kata Irvan.

Irvanto menambahkan, dirinya juga diminta untuk bertemu dengan Andi Narogong, Vidi Gunawan, dan Dedi Priyono di Hotel Grand Hyatt, setelah membeli sebuah tas Hermes. Tas Hermes tersebut pun diserahkan ke Diah Anggaraini di Hotel Grand Hyatt saat bertemu dengan Andi, Dedi, dan Vidi.

Namun, Diah membantah pernah menerima tas Hermes dari Irvano Hendra Pambudi. Diah membantah menerima tas tersebut pada persidangan sebelumnya.

Dalam perkara ini, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo selaku mantan Direktur PT Murakabi Sejahtera, didakwa turut serta melakukan korupsi proyek e-KTP yang merugikan keuangan negara sebesar Rp2,3 triliun. Dia didakwa bersama-sama dengan seorang pengusaha Made Oka Masagung.

Irvanto didakwa berperan menjadi perantara dalam pembagian fee proyek pengadaan barang atau jasa e-KTP tahun 2011-2013 ‎untuk sejumlah pihak. Irvanto bersama-sama dengan Made Oka juga turut serta memenangkan perusahaan tertentu dalam proyek itu.‎***

Editor:hasan b
Sumber:okezone.com
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Mati Mesin, Kapal Pesiar Mengangkut Warga Asing dan WNI Karam di Laut Banda
GoNews Orangutan dan Bayinya Disiksa Secara Keji di Aceh, 74 Peluru Bersarang di Tubuh dan Matanya
GoNews Caleg di Pasaman Barat Cabuli Putri Kandung Sejak Umur 9 Hingga 17 Tahun, Begini Terungkapnya
GoNews 52 Warga Watu Bonang Mengungsi ke Ponpes, Ternyata Ini Identitas Pria yang Sebar Isu Kiamat Sudah Dekat
GoNews Yakin Kiamat Sudah Dekat, 52 Warga Desa Watubonang Eksodus ke Ponpes di Malang
GoNews Tolak Menyerah, Istri Terduga Teroris di Sibolga Nekat Ledakkan Diri
GoNews Warga Sibolga Kembali Dikejutkan 2 Ledakan Bom Rabu Dini Hari
GoNews 7 Jam Dikepung, Istri Terduga Teroris di Sibolga Tak Juga Menyerah, Bertahan dalam Rumah bersama Anaknya
GoNews Prabowo Pukul Tangan Pengawalnya karena Dorong Emak-emak dengan Kasar
GoNews Bantah Klaim Menkumham, Mahathir Sebut Pembebasan Siti Aisyah Bukan Hasil Lobi Pemerintah Indonesia
GoNews Patuhi Larangan Kemenhub, Garuda Indonesia Stop Operasikan Boeing 737 Max 8
GoNews Lieus Sebut Polisi Persulit Perizinan Konser Hadapi dengan Senyuman Ahmad Dhani
GoNews Safari Politik 3 Hari di Sumut, Maruf Amin Klaim Sukses Rebut Suara Prabowo
GoNews Pasca Jatuhnya Lion Air dan Ethiopian Airlines, China Larang Operasikan Boeing 737 MAX 8
GoNews Beredar Kabar Pesawat Prabowo Dilarang Mendarat di Banjarmasin, Angkasa Pura I Membantah
GoNews Hakim Bebaskan Siti Aisyah dari Dakwaan Membunuh Kim Jong Nam
GoNews WNI yang Jadi Korban Ethiopian Airlines Seorang Wanita yang Bekerja untuk World WFP PBB
GoNews Jenis Ethiopian Airlines yang Jatuh Sama dengan Lion Air, Kemenhub Diminta Awasi Ketat Boeing 737 Max 8
wwwwww