KPK Usulkan Pengawas di Inspektorat Daerah Diangkat Mendagri, Agar Lebih Bertaji

KPK Usulkan Pengawas di Inspektorat Daerah Diangkat Mendagri, Agar Lebih Bertaji
Alexander Marwata. (kompas.com)
Selasa, 23 Oktober 2018 18:30 WIB
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusulkan tenaga pengawas di Inspektorat tingkat provinsi diangkat Menteri Dalam Negeri (Mendagri), sedangkan untuk kabupaten/kota ditetapkan gubernur.

''Misalnya, pengawas atau inspektur yang ada di kantor Inspektorat kabupaten/kota, diangkat dan diberi SK oleh gubernur. Sedangkan inspektur yang ada di kantor Inspektorat pemerintah provinsi, diangkat dan diberi SK oleh Menteri Dalam Negeri,'' kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, di Purbalingga, Selasa (23/10), seperti dikutip dari republika.com.

Alexander Marwata berada di Purbalingga dalam rangkai road show bus KPK 'Jelajah Negeri Bangun Anti Korupsi'. Di kota ini, dia menyampaikan sambutan di depan para pimpinan OPD dan ASN di pendopo Setda setempat.

Ia menyatakan, usulan tersebut disampaikan dalam rangka memperbaiki kinerja Inspektorat. ''Agar inspektur bisa lebih bertaji lagi, diharapkan para inpesktur ini diangkat oleh pimpinan yang berada satu tingkat di atas kepala daerah bersangkutan,'' katanya.

Menurutnya, dengan model status kepegawaian seperti ini, maka adanya konflik kepentingan ketika bertugas bisa dihindari. ''Pegawai Inspektorat baik staf maupun jajaran struktural, dapat bekerja secara total bila tidak ada bayang-bayang 'teror' dari kepala daerah yang mengangkatnya,'' jelasnya.

Marwata menyatakan, dari hasil temuan KPK, para inspektur di daerah sebenarnya seringkali menemukan adanya penyimpangan di daerahnya. Namun temuan tersebut seringkali tidak ditindaklanjuti, karena harus mendapat persetujuan kepala daerahnya.

Dalam kesempatan itu, dia juga menyatakan bahwa KPK selalu melakukan koordinasi dengan penegak hukum lain seperti pihak kejaksaan negeri dan kepolisian di daerah, jika ada temuan kasus korupsi dengan kerugian negara di bawah Rp1 miliar.

Namun dia juga mendorong kedua institusi penegak hukum tersebut bisa bekerja lebih  maksimal dan efisien, dengan memperhatikan kerugian negara yang ditimbulkan dalam kasus dugaan korupsi yang ditangani.

''Jika kerugian negaranya hanya Rp5 juta, saya kira tak perlu dinaikkan ke penyidikan karena proses hukumnya justru akan memakan dana puluhan, bahkan ratusan juta. Kalau kerugiannya kecil, cukup disuruh mengembalikan uang yang dikorupsi saja,'' jelasnya.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Mati Mesin, Kapal Pesiar Mengangkut Warga Asing dan WNI Karam di Laut Banda
GoNews Orangutan dan Bayinya Disiksa Secara Keji di Aceh, 74 Peluru Bersarang di Tubuh dan Matanya
GoNews Caleg di Pasaman Barat Cabuli Putri Kandung Sejak Umur 9 Hingga 17 Tahun, Begini Terungkapnya
GoNews 52 Warga Watu Bonang Mengungsi ke Ponpes, Ternyata Ini Identitas Pria yang Sebar Isu Kiamat Sudah Dekat
GoNews Yakin Kiamat Sudah Dekat, 52 Warga Desa Watubonang Eksodus ke Ponpes di Malang
GoNews Tolak Menyerah, Istri Terduga Teroris di Sibolga Nekat Ledakkan Diri
GoNews Warga Sibolga Kembali Dikejutkan 2 Ledakan Bom Rabu Dini Hari
GoNews 7 Jam Dikepung, Istri Terduga Teroris di Sibolga Tak Juga Menyerah, Bertahan dalam Rumah bersama Anaknya
GoNews Prabowo Pukul Tangan Pengawalnya karena Dorong Emak-emak dengan Kasar
GoNews Bantah Klaim Menkumham, Mahathir Sebut Pembebasan Siti Aisyah Bukan Hasil Lobi Pemerintah Indonesia
GoNews Patuhi Larangan Kemenhub, Garuda Indonesia Stop Operasikan Boeing 737 Max 8
GoNews Lieus Sebut Polisi Persulit Perizinan Konser Hadapi dengan Senyuman Ahmad Dhani
GoNews Safari Politik 3 Hari di Sumut, Maruf Amin Klaim Sukses Rebut Suara Prabowo
GoNews Pasca Jatuhnya Lion Air dan Ethiopian Airlines, China Larang Operasikan Boeing 737 MAX 8
GoNews Beredar Kabar Pesawat Prabowo Dilarang Mendarat di Banjarmasin, Angkasa Pura I Membantah
GoNews Hakim Bebaskan Siti Aisyah dari Dakwaan Membunuh Kim Jong Nam
GoNews WNI yang Jadi Korban Ethiopian Airlines Seorang Wanita yang Bekerja untuk World WFP PBB
GoNews Jenis Ethiopian Airlines yang Jatuh Sama dengan Lion Air, Kemenhub Diminta Awasi Ketat Boeing 737 Max 8
wwwwww