KPK Bongkar Tarif Jual Beli Jabatan, Camat Rp50 Juta, Eselon 3 Rp100 Juta dan Eselon 2 Rp200 Juta

KPK Bongkar Tarif Jual Beli Jabatan, Camat Rp50 Juta, Eselon 3 Rp100 Juta dan Eselon 2 Rp200 Juta
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (int)
Jum'at, 26 Oktober 2018 14:26 WIB
JAKARTA - Tim Satgas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra Rabu (24/10). Politikus PDIP ini diciduk terkait dugaan jual beli jabatan.

Dikutip dari okezone.com, KPK berhasil membongkar tarif transaksi jual beli jabatan yang diduga dilakukan Sunjaya Purwadisastra, yakni Rp50 juta hingga Rp200 juta.

''Dari kasus Cirebon, KPK mengidentifikasi dugaan adanya tarif-tarif yang berbeda untuk pengisian jabatan tertentu,'' ungkap Juru Bicara KPK, Febri Diansyah kepada wartawan, Jumat (26/10/2018).

Febri merinci, hasil temuan KPK terkait tarif jabatan yang diperdagangkan oleh Sunjaya tersebut. Tarif yang dipatok tergantung tinggi rendah dan strategis atau tidaknya jabatan, untuk jabatan camat dibanderol Rp50 juta, eselon 3 Rp100 juta, sedangkan eselon 2 Rp200 juta.

''Kami juga menduga, penerimaan hampir selalu terjadi setelah seseorang menduduki jabatan,'' tegas Febri.

Sebelumnya diberitakan, pada Rabu (24/10), KPK menggelar operasi tangkap tangan terhadap Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra dan tujuh orang lainnya, karena diduga terlibat dalam tindak pidana korupsi dengan modus jual-beli jabatan.

Selain menjaring tujuh orang, tim antirasuah itu juga menyita sejumlah barang bukti dalam operasi senyap di lingkungan Cirebon. Salah satu barang bukti tersebut diduga tran‎sfer suap uang untuk Sunjaya selaku Bupati Cirebon dan sejumlah uang. ***

Editor:hasan b
Sumber:okezone.com
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Mati Mesin, Kapal Pesiar Mengangkut Warga Asing dan WNI Karam di Laut Banda
GoNews Orangutan dan Bayinya Disiksa Secara Keji di Aceh, 74 Peluru Bersarang di Tubuh dan Matanya
GoNews Caleg di Pasaman Barat Cabuli Putri Kandung Sejak Umur 9 Hingga 17 Tahun, Begini Terungkapnya
GoNews 52 Warga Watu Bonang Mengungsi ke Ponpes, Ternyata Ini Identitas Pria yang Sebar Isu Kiamat Sudah Dekat
GoNews Yakin Kiamat Sudah Dekat, 52 Warga Desa Watubonang Eksodus ke Ponpes di Malang
GoNews Tolak Menyerah, Istri Terduga Teroris di Sibolga Nekat Ledakkan Diri
GoNews Warga Sibolga Kembali Dikejutkan 2 Ledakan Bom Rabu Dini Hari
GoNews 7 Jam Dikepung, Istri Terduga Teroris di Sibolga Tak Juga Menyerah, Bertahan dalam Rumah bersama Anaknya
GoNews Prabowo Pukul Tangan Pengawalnya karena Dorong Emak-emak dengan Kasar
GoNews Bantah Klaim Menkumham, Mahathir Sebut Pembebasan Siti Aisyah Bukan Hasil Lobi Pemerintah Indonesia
GoNews Patuhi Larangan Kemenhub, Garuda Indonesia Stop Operasikan Boeing 737 Max 8
GoNews Lieus Sebut Polisi Persulit Perizinan Konser Hadapi dengan Senyuman Ahmad Dhani
GoNews Safari Politik 3 Hari di Sumut, Maruf Amin Klaim Sukses Rebut Suara Prabowo
GoNews Pasca Jatuhnya Lion Air dan Ethiopian Airlines, China Larang Operasikan Boeing 737 MAX 8
GoNews Beredar Kabar Pesawat Prabowo Dilarang Mendarat di Banjarmasin, Angkasa Pura I Membantah
GoNews Hakim Bebaskan Siti Aisyah dari Dakwaan Membunuh Kim Jong Nam
GoNews WNI yang Jadi Korban Ethiopian Airlines Seorang Wanita yang Bekerja untuk World WFP PBB
GoNews Jenis Ethiopian Airlines yang Jatuh Sama dengan Lion Air, Kemenhub Diminta Awasi Ketat Boeing 737 Max 8
wwwwww