Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat 'New Normal' dengan...
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat New Normal dengan...
2
WOM Kembalikan Motor Ojol yang Sempat Ditarik
Ekonomi
23 jam yang lalu
WOM Kembalikan Motor Ojol yang Sempat Ditarik
3
Indonesia Belum Siap Hadapi 'New Normal' menurut Pakar Kesehatan Masyarakat
Kesehatan
23 jam yang lalu
Indonesia Belum Siap Hadapi New Normal menurut Pakar Kesehatan Masyarakat
4
8 atau 5 Juni Mal Jakarta Dibuka Kembali, APPBI Siap Ikuti Pemerintah
Ekonomi
22 jam yang lalu
8 atau 5 Juni Mal Jakarta Dibuka Kembali, APPBI Siap Ikuti Pemerintah
5
Taat PSBB, Warga Pilih Berdoa di Rumah meski TPU di Depan Mata
Lingkungan
22 jam yang lalu
Taat PSBB, Warga Pilih Berdoa di Rumah meski TPU di Depan Mata
6
Kisah Mualaf Penemu Rapid Test Jacky Ying saat Memutuskan Pakai Jilbab
Internasional
19 jam yang lalu
Kisah Mualaf Penemu Rapid Test Jacky Ying saat Memutuskan Pakai Jilbab

Basarnas Temukan Potongan Tubuh, Diduga Korban Pesawat Lion Air JT 610

Basarnas Temukan Potongan Tubuh, Diduga Korban Pesawat Lion Air JT 610
Lokasi jatuhnya pesawat Lion Air di perairan Tanjug Karawan. (
Senin, 29 Oktober 2018 13:28 WIB
JAKARTA - Pesawat Lion Air JT 610 rute Bandara Internasional Soekarno Hatta- Bandara Depati Amir Pangkalpinang, jatuh di perairan Tanjung Karawang, Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10) pagi.

Dikutip dari tribunwow.com, dalam jumpa pers di kantor Badan SAR Nasional, Ketua Basarnas M. Syaugi, mengatakan, pihaknya telah menemukan puing-puing pesawat, pelampung, handphone, tas hingga potongan tubuh manusia yang diduga korban pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang.

''Begitu kita sampai di lokasi ternyata kita menemukan di situ ada puing-puing pesawat, pelampung, handphone, dan ada beberapa potongan tubuh,'' ujar M Syaugi dalam jumpa pers di kantor Basarnas, seperti dikutip dari Tribunwow, Senin (29/10).

Menurut Syaugi, lokasi ditemukannya puing hingga potongan tubuh itu hanya berjarak 2 nautical mile dari titik koordinat yang diberikan  Air Traffic Control (ATC)  Bandara Soekarno-Hatta kepada Basarnas.

Titik koordinat yang diberikan menara ATC itu adalah terakhir kalinya kontak dilakukan dengan pesawat.

''Itu lokasinya berada di 2 nautical mile dari titik koordinat yang diberikan ATC. Kita sekarang udah ada di situ, kapal-kapal dan helikopter kita sudah ada di situ untuk memberikan bantuan,'' katanya.

M Syaugi juga menuturkan bahwa kedalaman laut di wilayah jatuhnya pesawat antara 30 sampai 35 meter.

''Kita saat ini menyelam kedalaman itu untuk menemukan pesawat tersebut. Kalau di atas permukaan tinggal foam,'' lanjutnya. ***

Editor:hasan b
Sumber:tribunnews.com
Kategori:Ragam

wwwwww