Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gunakan Pasal 'Karet' UU ITE, MPR Desak Polri Tak Menahan Ruslan Buton
MPR RI
24 jam yang lalu
Gunakan Pasal Karet UU ITE, MPR Desak Polri Tak Menahan Ruslan Buton
2
Syarief Hasan: Utamakan Insentif untuk Tim Medis Covid-19
MPR RI
23 jam yang lalu
Syarief Hasan: Utamakan Insentif untuk Tim Medis Covid-19
3
Bamsoet: New Normal Harus Bisa Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19
Politik
23 jam yang lalu
Bamsoet: New Normal Harus Bisa Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19
4
New Normal Menuntut Kreativitas Menjalankan Pembinaan Atlet
Olahraga
24 jam yang lalu
New Normal Menuntut Kreativitas Menjalankan Pembinaan Atlet
5
Kemendes PDTT Diharap Libatkan Universitas Awasi BLT Desa
DPR RI
20 jam yang lalu
Kemendes PDTT Diharap Libatkan Universitas Awasi BLT Desa
6
Garuda Siapkan 'Service Recovery' pasca Pembatalan Penerbangan WNI dari Abu Dhabi
Ekonomi
20 jam yang lalu
Garuda Siapkan Service Recovery pasca Pembatalan Penerbangan WNI dari Abu Dhabi

Ini Alasan Cucu Pendiri NU Bersedia Jadi Jubir Prabowo-Sandi

Ini Alasan Cucu Pendiri NU Bersedia Jadi Jubir Prabowo-Sandi
KH Irfan Yusuf alias Gus Irfan (baju biru). (poskota.com)
Kamis, 01 November 2018 22:28 WIB
JAKARTA - Pengasuh Pondok Pesantren Al-Farros KH Irfan Yusuf alias Gus Irfan resmi menjadi juru bicara (Jubir) Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.

Dikutip dari merdeka.com, Gus Irfan merupakan cucu dari pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asyari. Selain itu, Ayah Gus Irfan, KH Yusuf Hasyim merupakan pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur.

Gus Irfan berencana menjelaskan kepada umat bahwa NU bersikap netral di Pilpres 2019.

''Karena itu saya akan bantu untuk jelaskan pada umat, NU bukan peserta pilpres. Kalau ada NU ikut maka itu pribadi tapi jamiyah enggak ada,'' kata Gus Irfan di Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Kamis (1/11).

Dia juga melihat Prabowo-Sandi fokus untuk membangun ekonomi keumatan. Gus Irfan yakin bisa bersinergi dengan Prabowo-Sandi.

''Di samping saya lihat Pak Sandi concern ekonomi keumatan karena nahdliyin tertinggal, saya bidang ekonomi NU pusat. Banyak ide-ide dari Sandi bisa sinergikan dan bermanfaat pada umat,'' ungkapnya.

Gus Irfan juga ingin memperlihatkan bahwa tidak semua NU memihak pada pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf. Tetapi juga ke Prabowo-Sandi.

''Salah satu poin utama di akar rumput di Jatim, kontestasi antara Prabowo Jokowi ditarik sebagai NU dan bukan NU, NU dengan Jokowi dan Prabowo bukan NU. Saya hadir untuk jawab bukan seperti itu, memang banyak NU di Jokowi tapi banyak juga di Prabowo,'' ucapnya.

***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam

wwwwww