Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
VIRAL! Ibunya Dimakamkan Ala Covid-19 Padahal Negatif, Anak Histeris Cegat Mobil Jenazah
Peristiwa
20 jam yang lalu
VIRAL! Ibunya Dimakamkan Ala Covid-19 Padahal Negatif, Anak Histeris Cegat Mobil Jenazah
2
Hasil Swab Dinyatakan Negatif Corona, Suami Minta Jenazah Istrinya Dipindahkan
Peristiwa
11 jam yang lalu
Hasil Swab Dinyatakan Negatif Corona, Suami Minta Jenazah Istrinya Dipindahkan
3
Yorrys Raweyai: Pelajaran Penting Kasus George Floyd untuk Papua
Politik
11 jam yang lalu
Yorrys Raweyai: Pelajaran Penting Kasus George Floyd untuk Papua
4
Koma 32 Hari, Bayi Berusia 5 Bulan Sembuh dari Covid-19
Kesehatan
11 jam yang lalu
Koma 32 Hari, Bayi Berusia 5 Bulan Sembuh dari Covid-19
5
Prihatin Kematian George Floyd di Amerika Serikat, Aziz Syamsuddin Minta WNI Tak Ikut Demo
Politik
10 jam yang lalu
Prihatin Kematian George Floyd di Amerika Serikat, Aziz Syamsuddin Minta WNI Tak Ikut Demo
6
Solidaritas dan Kedermawanan Modal Wujudkan Keadilan Sosial
Politik
11 jam yang lalu
Solidaritas dan Kedermawanan Modal Wujudkan Keadilan Sosial

Pasien Koma 10 Tahun di Klinik Tiba-tiba Melahirkan, Diduga . . . .

Pasien Koma 10 Tahun di Klinik Tiba-tiba Melahirkan, Diduga . . . .
Ilustrasi. (republika.co.id)
Rabu, 09 Januari 2019 15:39 WIB
ARIZONA - Seorang pasien yang menderita koma lebih sepuluh tahun di salah sebuh klinik di Arizona, Amerika Serikat, tiba-tiba melahirkan bayi. Anehnya, tak ada pimpinan dan staf klinik yang menyadari wanita tersebut hamil.

Dikutip dari republika.co.id, CEO klinik itu, Bill Timmons, mengundurkan diri dari kliniknya setelah peristiwa tersebut. Surat pengunduran diri Bill Timmons telah diterima oleh pihak klinik. ''Dari apa yang telah saya ungkapkan sebelumnya, dia (korban) mengeluh dan mereka tidak tahu apa yang salah dengan wanita ini,'' kata seorang sumber yang tidak disebutkan namanya kepada CBS Phoenix, afiliasi KPHO-TV.

Wanita itu yang diduga menjadi korban pemerkosaan, telah menjadi pasien di klinik yang dikelola oleh Bill Timmons yakni Hacienda HealthCare dekat Phoenix, selama lebih dari satu dekade. Pasien itu membutuhkan perawatan sepanjang waktu.

Kepolisian juga telah melakukan investigasi serangan seksual dalam insiden tersebut. Wanita yang belum diidentifikasi itu, diperkirakan melahirkan bayinya pada 29 Desember 2018 lalu.

''Tidak ada staf yang sadar bahwa dia hamil sampai akhirnya dia melahirkan,'' ujar Wakil Presiden Eksekutif Dewan Klinik Hacienda Helathcare, Gary Orman.

Ia mengatakan, akan menyiapkan seluruh data lengkap berkaitan dengan situasi yang mengerikan itu. ''Dan kita akan melakukan segalanya dengan kekuatan kita untuk memastikan keselamatan setiap pasien dan karyawan kita,'' kata dia.

Sementara itu, The New York Times melaporkan bahwa dugaan baru pelecehan juga muncul, ketika hal privasi tidak difasilitasi bagi pasien saat mereka telanjang atau sedang mandi.

Namun, aturan di klinik kini telah diubah, di mana pria harus ditemani oleh seorang wanita ketika hendak memasuki kamar pasien wanita. Hacienda HealthCare mengatakan pihaknya sepenuhnya akan kooperatif dengan pihak berwenang.

Juru Bicara Kepolisian Phoenix mengatakan, kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Ia belum mau memberikan perincian lebih lanjut tentang kasus ini. Departemen Pelayanan Kesehatan Arizona mengatakan telah mengirim tim untuk memeriksa pasien dan fasilitas di klinik tersebut.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam

wwwwww