Gawat, Siswa SMP dan SD di Pariaman Miliki Grup WhatsApp Cabul, Anggota Diwajibkan Bagikan Konten Porno

Gawat, Siswa SMP dan SD di Pariaman Miliki Grup WhatsApp Cabul, Anggota Diwajibkan Bagikan Konten Porno
Ilustrasi. (int)
Minggu, 03 Maret 2019 09:34 WIB
PADANG - Sejumlah siswa SMP di Kota Pariaman, Sumatera Barat, memiliki grup WhatsApp cabul. Masing-masing anggota grup diwajibkan membagikan konten porno.

Dikutip dari tribunwow.com, prilaku tak senonoh para siswa di Pariaman tersebut terungkap ketika aparat Satpol PP melakukan razia. Kepala Satpol PP Damkar Pariaman, Handrizal Fitri, mengatakan, razia itu digelar bersama para guru.

''Razia hp itu dilakukan bersama para guru di SMP itu pada Sabtu (23/2/2019),'' kata Handrizal saat dihubungi dari Kota Padang, Rabu (27/2/2019).

Saat diperiksa, diketahui ada 10 siswa tergabung dalam grup WhatsApp yang berisi konten tidak senonoh itu.

Dilansir oleh YouTube Padang Tv, Sabtu (2/3/2019), grup WA tersebut bernama Pantak Grup.

Kasie PPNS Pol PP Pariaman Mayasari Handayani mengatakan, para anggota grup itu diwajibkan untuk membagikan konten porno dalam bentuk foto maupun video.

''Grup-grup yang notabene kenalakan remaja, apa saja isinya? Itu semua grup yang kontennya pornografi, di mana setiap anggota grup harus membagikan konten pornografi dalam bentuk foto atau video,'' ujar Mayasari, Rabu (27/2/2019).

Selain berisi konten dewasa, ada pula konten yang menjurus ke hubungan sesama jenis.

''Saya sudah tanya, kamu (siswa) suka laki-laki atau perempuan? Ternyata suka perempuan. Masih normal dia,'' kata Handrizal pada Tribun Padang.

Diketahui ada pula satu pelajar SD yang tergabung dalam grup tersebut.

Handrizal mengatakan, pelajar itu dimasukkan ke Grup Pantak oleh temannya yang duduk di bangku SMP yang lebih dulu bergabung.

''Yang pelajar SD dimasukkan ke grup oleh kawan-kawannya yang di SMP ini,'' jelasnya.

Sementara Mayasari mengatakan ada pula temuan grup lain seperti grup anak motor hingga grup tawuran.

''Satu lagi grup gabungan anak pelajar seperti motor, sampai tawuran setiap harinya hobinya tawuran,'' tambah Mayasari.

Setelah para pelajar itu diperiksa, pihak sekolahan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, Komisi Perlindungan Anak, dan para orang tua siswa, semuanya dikembalikan kepada orangtua dan dimintai meneken surat perjanjian.***

Editor:hasan b
Sumber:tribunwow.com
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoNews Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoNews Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoNews Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoNews Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoNews Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoNews Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoNews Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoNews Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoNews Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoNews Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoNews Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoNews Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoNews Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
GoNews KPK Temukan Rp180 Juta dan USD 30 Ribu dari Ruang Kerjanya, Menag: Mohon Maaf Saya Belum Bisa Klarifikasi
GoNews KPK Duga Romy dan Pejabat Kemenag Sekongkol, Sejumlah Barang Bukti Ditemukan di Ruang Kerja Menag
GoNews Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Dipecat Golkar
GoNews Dukung Prabowo-Sandi, Keponakan JK Minta Maaf ke Partai Golkar
wwwwww