Produksi Naik, Harga Sawit Tertekan Hingga Beberapa Bulan ke Depan

Produksi Naik, Harga Sawit Tertekan Hingga Beberapa Bulan ke Depan
Tandan buah segar sawit. (bisnis.com)
Jum'at, 28 Juni 2019 16:27 WIB
JAKARTA - Di tengah kekhawatiran kurangnya permintaan ekspor, minyak kelapa sawit berjangka memperpanjang penurunan harga ke level terendah sejak 2015.

Dikutip dari bisnis.com, pelemahan juga dipicu oleh penurunan harga minyak bumi, sehingga mengurangi daya tarik komoditas tropis itu dalam biofuel.

Berdasarkan data Bloomberg, hingga pukul 13.41 WIB, harga minyak kelapa sawit di Bursa Derivatif Malaysia turun 0,10% atau 2,00 poin ke posisi 1.961 ringgit per ton.

Harga crude palm oil ini sebelumnya dibuka stabil pada level 1.963 ringgit per ton. Level itu  merupakan terendah sejak Agustus 2015.

Adapun harga minyak mentah West Texas Intermediate masih melemah 0,45% atau 0,27 poin ke level US$59,16 per barel, sedangkan harga minyak mentah Brent melemah 0,42% atau 0,28 poin ke level US$66,27 per barel.

Sementara itu, perhatian pasar terfokus pada pertemuan antara Presiden Donald Trump dan Xi Jinping di sela-sela KTT G20 di Jepang, Sabtu (28/6/2019).

Pelaku pasar masih bimbang dengan pertemuan itu, apakah dapat menyelesaikan konflik dagang kedua negara.  

Kabar buruk lainnya, adalah kenyataan kelapa sawit akan memulai siklus produksi tinggi musiman, dan yang selanjutnya dapat menambah pasokan global.

Marcello Cultrera, manajer penjualan institusional di Phillip Futures Sdn di Kuala Lumpur mengatakan, bahwa dengan produksi sawit Indonesia terlihat naik sekitar 3 juta metrik ton pada tahun ini hingga September, harga berada di bawah tekanan.

''Prospek minyak sawit bearish. Harga minyak sawit berjangka Malaysia akan bertahan antara 1.850 ringgit hingga 2.150 ringgit hingga Oktober, dan setelah itu akan diperdagangkan lebih tinggi hingga 2.300 ringgit paling banyak.''***

Editor:hsan b
Sumber:bisnis.com
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Kerusuhan Meluas ke Sorong, Massa Rusak Fasilitas Bandara Serta Bakar Mobil dan Motor
GoNews Mahasiswa Papua dan Warga Saling Lempar Batu di Makassar, Kapolres Ikut Melerai
GoNews Ustaz Abdul Somad Heran, Ceramah dalam Masjid 3 Tahun Lalu Kok Baru Viral dan Dilaporkan Sekarang
GoNews Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Laporkan Ustaz Abdul Somad ke Bareskrim
GoNews Tiga Polisi Terluka Akibat Kerusuhan di Manokwari
GoNews Massa Bakar Kantor DPRD Papua Barat, Suasana Mencekam
GoNews Sri Mulyani Sebut Anggaran untuk Pendidikan Rp 505,8 Triliun Naik dari 2014 yang Hanya Rp 250 Triliun
GoNews Ikan Lele Diejek-ejek oleh Buzzer-buzzer Nakal, Menteri Susi: Padahal Hasilnya Luar Biasa
GoNews Ternyata Perdana Menteri Senior Singapura Lee Kuan Yew Belajar GBHN dari Pak Harto
GoNews Mitsubishi Fokus Kembangkan Model SUV dengan Teknologi Listrik
GoNews Kemenperin Bangun Ekosistem Industri Otomotif Dalam Rangka Produksi Mobil Listrik
GoNews KM Mina Sejati Dibajak 3 ABK-nya, 2 Penumpang Tewas karena Mencebur ke Laut, 18 Belum Diketahui Nasibnya
GoNews Bom Meledak di Pesta Pernikahan, 63 Orang Tewas, Sebagian Korban Wanita dan Anak-anak
GoNews Kakinya Tertusuk Paku Berkarat, Gadis Paskibraka Pembawa Baki Ini Tetap Jalankan Tugasnya Sambil Meringis
GoNews Pejabat Badan Kesbangpol Ini Keterlaluan, Mahasiswa Urus Izin Penelitian Pun Dipungli, Begini Akibatnya
GoNews Ustaz Abdul Somad Dilaporkan Brigade Meo, Begini Kata Kabid Humas Polda NTT
GoNews Batal Jadi Paskibraka karena Digantikan Anak Bupati, Koko Bisa Hadir di Istana dan Bersalaman dengan Jokowi
GoNews Digagalkan Jadi Paskibraka Labuhanbatu, Koko Malah Jadi Petugas Upacara HUT RI di Jakarta dan Hadir di Istana
wwwwww