Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Memaknai Kesaktian Pancasila di Tengah Pandemi Corona
Politik
21 jam yang lalu
Memaknai Kesaktian Pancasila di Tengah Pandemi Corona
2
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
Politik
21 jam yang lalu
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
3
Hari Lahir Pancasila, Pimpinan DPD Ajak Semua Elemen Gelorakan Budaya Gotong Royong
Politik
20 jam yang lalu
Hari Lahir Pancasila, Pimpinan DPD Ajak Semua Elemen Gelorakan Budaya Gotong Royong
4
LaNyalla Siap Carikan Solusi bagi Nelayan Muncar yang Tak Punya Tempat Tinggal Layak Huni
DPD RI
20 jam yang lalu
LaNyalla Siap Carikan Solusi bagi Nelayan Muncar yang Tak Punya Tempat Tinggal Layak Huni
5
IMI Dukung Penerapan New Normal demi Menyelamatkan Ekonomi Nasional
Pemerintahan
20 jam yang lalu
IMI Dukung Penerapan New Normal demi Menyelamatkan Ekonomi Nasional
6
Jadikan Nilai-nilai Pancasila bagian Solusi dalam Menghadapi Masalah Bangsa
MPR RI
21 jam yang lalu
Jadikan Nilai-nilai Pancasila bagian Solusi dalam Menghadapi Masalah Bangsa

Belum Menikah, Remaja 15 Tahun di Garut Melahirkan, Ternyata . . . .

Belum Menikah, Remaja 15 Tahun di Garut Melahirkan, Ternyata . . . .
Ilustrasi korban pencabulan. (int)
Selasa, 02 Juli 2019 16:46 WIB
GARUT - Seorang gadis remaja berusia 15 tahun melahirkan di RSUD dr Slamet Garut. Padahal, gadis belia itu belum menikah.

Dari pengakuan kepada ibunya, diketahui, ternyata remaja tersebut dihamili ayah kandungnya, UR (42 tahun).

Atas ulah bejatnya itu, UR ditangkap polisi di Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut. ''Awalnya kami menerima laporan dari warga yang curiga saat anaknya hamil dan kemudian melahirkan di RSUD dr Slamet Garut,'' kata Kapolsek Malangbong Iptu Abusono, Selasa (2/7), seperti dikutip dari republika.co.id.

Abusuno melanjutkan, ibu korban yang menaruh curiga dengan kelahiran itu lantas menginterograsi anaknya. Saat diinterograsi, korban mengaku bahwa yang telah menghamilinya adalah ayahnya sendiri. 

Menurut dia, korban tidak berani bercerita atas apa yang sudah dialaminya karena takut kepada ayahnya. Setelah mengetahui pelaku, pihak keluarga langsung melaporkan hal tersebut kepada kepolisian.

''Setelah menerima laporan dan menanyakan korban dan saksi, kita langsung bergerak mengamankan UR di rumahnya,'' kata Abusono.

Menurut dia, korban sempat menutupi kehamilan dari keluarganya karena takut dan malu. Namun saat ini, korban sudah dikembalikan kepada keluarganya.

Diketahui, UR juga telah bercerai dengan istrinya itu. ''Sementara untuk tersangka dan kasusnya saat ini sudah kita limpahkan Satreskrim Polres Garut,'' kata dia.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam

wwwwww