Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakyat Menjerit, Misharti Desak Jokowi Tarik Perpres 64/2020
Politik
18 jam yang lalu
Rakyat Menjerit, Misharti Desak Jokowi Tarik Perpres 64/2020
2
Lebaran Idul Fitri, Harga Ayam Potong di Pekanbaru Naik Rp30 Ribu Per Kilo
Ekonomi
5 jam yang lalu
Lebaran Idul Fitri, Harga Ayam Potong di Pekanbaru Naik Rp30 Ribu Per Kilo
3
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
Kesehatan
6 jam yang lalu
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
4
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
Pemerintahan
6 jam yang lalu
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
5
Arus Mudik 2020, Hingga H+2 Tercatat 465.000 Kendaraan Meninggalkan Jakarta
Peristiwa
6 jam yang lalu
Arus Mudik 2020, Hingga H+2 Tercatat 465.000 Kendaraan Meninggalkan Jakarta
6
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi
Politik
4 jam yang lalu
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi

Wah, Risma tak Tergiur Posisi Menteri

Wah, Risma tak Tergiur Posisi Menteri
Walikota Surabaya Tri Rismaharini
Selasa, 20 Agustus 2019 07:28 WIB
JAKARTA - Walikota Surabaya Tri Rismaharini yang diisukan masuk bursa calon menteri Presiden Joko Widodo, mengaku tidak tergiur posisi menteri.

"Enggak, aku kan masih belum selesai jadi wali kota. Jadi harus selesaikan dulu jadi wali kota," kata Risma di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin, 19 Agustus 2019.

Risma tidak ingin berandai-andai soal jabatan menteri. Menurut Risma, ditawari atau tidak, dia lebih memilih menyelesaikan tugas. Risma bilang tugas yang diemban dirinya yakni menyelesaikan untuk memimpin Kota Surabaya

"Ya karena apapun lah, meskipun tinggal dua persen kemiskinan, aku bisa nurunkan. Tapi kan ndak bisa kemudian aku tinggalkan itu. Jadi biar selesaikan dulu," ujar dia.

Dirinya tidak ingin terbawa oleh polemik terkait posisi menteri. Risma juga mengklarifikasi isu yang beredar bahwa dirinya akan fokus di Surabaya terlebih dulu, sebelum nantinya melaju ke tingkat nasional.

Ketua DPP PDI-Perjuangan ini menegaskan dirinya tidak pernah meminta jabatan tersebut. Ia bilang saat ini yang terpenting adalah menunaikan tugas mengawal arek-arek Suroboyo. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:medcom.id
Kategori:Ragam

wwwwww