Loading...    
           

Asih Dibunuh Pasangan Kumpul Kebo untuk Tumbal Pesugihan

Asih Dibunuh Pasangan Kumpul Kebo untuk Tumbal Pesugihan
Dua pasangan kumpul kebo pelaku pembunuhan untuk tumbal pesugihan digelandang polisi. (poskotanews)
Jum'at, 06 September 2019 14:25 WIB
JAKARTA - WL (45) dan pasangan kumpul kebonya, FN (40), ditangkap polisi karena diduga melakukan pembunuhan terhadap Asih (45).

Dikutip dari poskotanews.com, Asih yang merupakan warga Kelurahan Jati Pulo, Kecamatan Pal Merah, Jakarta Barat, dihabisi pasangan kekasih itu di sebuah rumah di Cihampeya, Kabupaten Bogor.

''Jasad korban ditemukan warga di semak-semak lahan pertanian di Kampung Cigereuwek, Desa Cilangkap, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak. Kedua tersangka kami tangkap di daerah Cilacap saat sedang melakukan ritual,'' ungkap Kapolres Lebak kepada wartawan saat ekspose di Mapolda Banten, kemarin.

Kapolres mengatakan korban Asih dan kedua pelaku saling kenal dan merupakan rekan kerja. Tersangka WL meminta kepada FN agar mencarikan seseorang untuk dijadikan tumbal pesugihan dan FN menyarankan temannya Asih.

''Tumbal pesugihan itu wangsit dari gurunya yang masuk ke dalam mimpinya. Jadi dia bermimpi, pesugihan itu harus makan tumbal dan pelaku memilih korban karena mudah diajak jalan,'' katanya.

Untuk memuluskan niat jahatnya, pelaku berinisial WL bersama FN pada 19 Agustus 2019 menemui korban di Tanah Abang dengan menggunakan mobil Honda Mobilio. Berpura-pura akan merayakan ulang tahun, WL mengajak korban ke kontrakan pelaku FN di Cihampeya, Bogor.

Setiba di lokasi sekitar pukul 18.00 WIB, tersangka WL bersiasat pergi keluar dengan alasan ingin membeli makanan, sementara korban dan FN beristirahat. Karena tak kunjung datang, korban bersama tersangka FN pergi menyusul.

''Ketika korban bersama FN menyusul, tersangka WL masuk melalui jendela merencanakan pembunuhan. Setelah mencari, korban Asih dan FN kembali ke kontrakan. Namun sesampainya depan pintu FN pergi kembali dengan alasan hendak membeli obat,'' terang Dani.

Sementara di balik pintu kamar tersangka WL sudah bersiap membunuh. Korban Asih dibunuh dengan cara dibekap dari belakang oleh pelaku WL pada pukul 21.00 WIB.

Selanjutnya tersangka WL mengambil HP milik korban. Setelah membunuh korban, WL menghubungi FN untuk kembali ke kontrakan merencanankan pembuangan jenazah korban.

''Jasad korban dimasukan ke dalam mobil dan dibawa menuju arah Kabupaten Lebak melalui Bogor, Leuwiliang. Sebelum membuang korban di wilayah Maja, pelaku juga sempat membuang tas korban di sebuah sungai yang tidak diketahui lokasinya,'' kata Kapolres.

Selanjutnya pada 25 Agustus 2019, WL dan FN pergi ke Cilacap, provinsi Jawa Tengah dan menginap di sebuah hotel untuk melaksanakan ritual pesugihan di Gunung Srandil. Setelah tiga hari di sana, keduanya ditangkap polisi saat melakukan ritual. ***

Editor:hasan b
Sumber:poskotanews.com
Kategori:SerbaSerbi

       
        Loading...    
           
GoNews Kivlan Zen Dirawat di RSPAD, Menhan Minta Dibebaskan Dulu
GoNews PT Pelni Buka Lowongan Kerja, Ini 10 Posisi yang Ditawarkan dan Tata Cara Pendaftarannya
GoNews Setelah Diprotes, Kemendag Akan Tambahkan Pasal Wajib Halal Daging Impor dalam Permendag 29/2019
GoNews Orangtua Tak Mampu Beli Susu, Bayi Perempuan di Polman Minum Kopi Tubruk 5 Gelas Sehari, Begini Kondisinya
GoNews Terobos Kobaran Api Selamatkan Kakeknya, Bocah 6 Tahun Tewas Terbakar, Negara Berikan Medali Keberanian
GoNews 8 Tewas Akibat Bus Tabrak Truk Tangki di Lintas Sumatera, Ini Identitas Korban
GoNews Polisi Tertelungkup di Atas Kap Mobil dan Terseret 200 Meter, Ini Penjelasan Polda Metro
GoNews Asap Kiriman Indonesia Liburkan 500 Sekolah di Malaysia
GoNews Mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Meninggal dalam Status Terpidana Korupsi
GoNews Tak Punya Ongkos Pulang ke Rumah, Siswa MTs Numpang Truk Tanah, Tergelincir Saat Naik dan Tergilas Ban
GoNews Kenal Lewat Medsos, Ketemu dan Main Ludo di Kamar Hotel, Wanita 24 Tahun Digilir dan Dirampok, 2 Pelaku Ditembak Polisi
GoNews Kemendikbud Terbitkan 2 Aturan Dana BOS Afirmasi dan Kinerja
GoNews Suhu di Padang Sangat Dingin, 18 Derajat Celsius, Ini Penjelasan BMKG
GoNews Ribuan Ikan dengan Tulang Retak dan Mata Copot Terdampar, Warga Ambon Ketakutan Bakal Datang Tsunami
GoNews Hapuskan Label Halal Daging Impor, Permendag 29/2019 Tabrak UU Jaminan Produk Halal
GoNews Numpang Nonton di Rumah Tetangga, Gadis 13 Tahun Diperkosa dan Dibunuh, Jasadnya Ditemukan dalam Karung
GoNews Pemerintah Didesak Cabut Permendag yang Tak Wajibkan Daging Impor Berlabel Halal
GoNews Terbitkan Aturan Daging Impor Tak Wajib Label Halal, Menteri Perdagangan Dinilai Tak Hormati Umat Islam
wwwwww