Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hasil Survei SMRC: PKS dan Suku Minang Dominasi Kesadaran akan Isu Kebangkitan PKI
Nasional
20 jam yang lalu
Hasil Survei SMRC: PKS dan Suku Minang Dominasi Kesadaran akan Isu Kebangkitan PKI
2
KAMI Bakal Gelar Deklarasi di Riau 16 Oktober 2020
Politik
9 jam yang lalu
KAMI Bakal Gelar Deklarasi di Riau 16 Oktober 2020
3
Moeldoko Peringatkan Gatot Nurmantyo: Jangan Coba-coba Ganggu Stabilitas Politik
Politik
12 jam yang lalu
Moeldoko Peringatkan Gatot Nurmantyo: Jangan Coba-coba Ganggu Stabilitas Politik
4
Gedung DPR RI Resmi Diasuransikan
DPR RI
15 jam yang lalu
Gedung DPR RI Resmi Diasuransikan
5
Moeldoko Minta Gatot Setop Tebar Narasi Kebangkitan PKI
Peristiwa
12 jam yang lalu
Moeldoko Minta Gatot Setop Tebar Narasi Kebangkitan PKI
6
Sunat Masa Hukuman Anas Urbaningrum 6 Tahun, Ini 9 Alasan MA
Nasional
20 jam yang lalu
Sunat Masa Hukuman Anas Urbaningrum 6 Tahun, Ini 9 Alasan MA

Pasukan Suriah Didukung Rusia Bombardir Idlib, Puluhan Ribu Warga Sipil Mengungsi ke Perbatasan Turki

Pasukan Suriah Didukung Rusia Bombardir Idlib, Puluhan Ribu Warga Sipil Mengungsi ke Perbatasan Turki
Warga Idlib mengungsi ke perbatsan Turki karena wilayah mereka mendapat serangan dari Pasukan Suriah yang didukukng Rusia. (sindonews.com)
Senin, 23 Desember 2019 14:23 WIB
IDLIB - Pasukan Suriah yang didukung Rusia melakukan pengeboman besar-besaran selama empat hari berturut-turut ke kota-kota dan desa-desa di Idlib timur dan selatan.

Dikutip dari sindonews, akibatnya serangan puluhan ribu warga sipil mengungsi ke perbatasan Suriah dengan Turki.

''Bom barel, serangan udara, telah membidik struktur sipil tanpa pandang bulu di daerah itu dengan tujuan mengusir warga sipil dan pejuang,'' kata Suleiman Abdulqader, seorang aktivis lokal di Idlib dilansir dari Al Jazeera, Senin, (23/12/2019).

''Serangan sewenang-wenang juga dimaksudkan untuk mengalihkan perhatian para pejuang, banyak dari mereka telah mengarahkan perhatian mereka ke arah evakuasi keluarga mereka dari rumah mereka,'' katanya.

Evakuasi massal ini terjadi ketika pasukan pemerintah Suriah menguasai bagian selatan dan timur Idlib, menerobos garis depan kelompok pemberontak.

Kantor berita negara Suriah Sanaa melaporkan pada hari Ahad bahwa tentara dapat membersihkan desa-desa dan pertanian di distrik Maaret al-Numaan, menggambarkan setidaknya 20 desa dibersihkan dari ''teroris''.

Peningkatan terbaru, yang dipimpin oleh serangan udara yang intens pada infrastruktur sipil di Idlib tenggara memecahkan kebuntuan berbulan-bulan di garis depan.

Lusinan warga sipil telah tewas dalam sepekan terakhir, menurut Pertahanan Sipil Suriah, satu kelompok penyelamat sukarela yang beroperasi di bagian-bagian yang dikuasai pemberontak di Suriah.

Setidaknya 11 orang tewas pada hari Ahad dalam serangan terhadap desa-desa di pinggiran timur, kata juru bicara Pertahanan Sipil Suriah. ***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Ragam
wwwwww