Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
14 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
11 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
15 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
11 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
15 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
12 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Riau

Perkuat Pertahanan Indonesia, Ryamizard Pastikan Pembangunan Fasilitas Tempur di Natuna Berlanjut

Perkuat Pertahanan Indonesia, Ryamizard Pastikan Pembangunan Fasilitas Tempur di Natuna Berlanjut
Menteri Pertahanan RI, Ryamizard Ryacudu saat mengunjungi Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru (Foto: Chairul Hadi)
Jum'at, 19 Februari 2016 17:30 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Ryamizard Ryacudu memastikan bahwa pembangunan pertahanan diwilayah Natuna terus berlanjut. Progressnya adalah pembuatan landasan pesawat tempur dan penempatan tiga matra tempur TNI, yakni AD, AU dan AL.

Hal itu dilakukan guna memperkuat pertahanan Indonesia dari berbagai ancaman dan gangguan. Ditambah lagi belakangan dunia diributkan dengan konflik di Laut Cina Selatan. Bahkan baru-baru ini negeri tirai bambu menempatkan peralatan tempur tersohornya disalahsatu pulau di sana.

"Masih berlanjut, selain itu kita juga tempatkan Marinir dan Paskhas di sana," sebut Ryamizard saat mengunjungi Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin, Pekanbaru-Riau, Jumat (19/2/2016) siang. "Ya, pelabuhan kita utamakan biar bisa menampung kapal serta landasan pesawat kita perpanjang," ujarnya kepada GoRiau.com.

Disinggung mengenai ketegangan di Laut Cina Selatan yang terus berlanjut, Menhan mengatakan bahwa itu tidak akan menjadi masalah, bila tidak ada yang memicu gejolak di sana. "Laut Cina Selatan itu sudah terbuka, sudah selesai, saya buka komunikasi dengan Cina dan Amerika. Sudah kita bahas bersama," jawabnya.

Adapun manuver geopolitik Cina tersebut ditenggarai berpotensi mencaplok sebagian wilayah Natuna,yang bernaung di Provinsi Kepulauan Riau."Dibenak kita jangan perang-perang lah. Perang apa, lawan siapa emangnya. Yang perlu diwaspadai itu terorisme. Terpenting kita maksimal, " tukasnya. ***

Kategori:PON, Riau
wwwwww