Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
22 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
16 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
19 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
17 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
15 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
17 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Badminton
Rapat Dengar Pendapat Komisi X DPR dan PSSI

Komite Ad-hoc Reformasi dan PSSI Penuhi Panggilan Komisi X DPR RI

Komite Ad-hoc Reformasi dan PSSI Penuhi Panggilan Komisi X DPR RI
Tim Ad-Hoc Reformasi tampak sudah hadir di ruang Komisi X DPR. (foto: daniel)
Senin, 22 Februari 2016 14:51 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Rombongan Komite Ad-hoc Reformasi PSSI beserta beberapa pengurus PSSI sudah hadir di ruang rapat Komisi X DPR RI. Komisi yang membidangi olahraga ini memanggil pemangku kepentingan PSSI untuk mendengar penjelasan terkait masalah sepak bola nasional saat ini.

Dalam pertemuan tersebut juga diagendakan pemaparan pihak Ad-hoc terkait pembekuan FIFA terhadap PSSI. Tidak hanya pembekuan saja, FIFA juga memberikan skors keanggotaan PSSI karena ada intervensi dari Pemerintah Indonesia melalui Kemenpora, yang berakibat terancamnya cabor sepakbola tidak bisa diselenggarakan di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang mendatang.

Atas dasar itulah, Komisi X dan Panja Persiapan Asian Games 2018 merasa perlu memanggil Komite Ad-hoc dan pengurus PSSI. Wakil rakyat tidak mau bila situasi pembekuan yang dialami PSSI membuat Dewan Olimpiade Asia (OCA), mencabut hak Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018.

Dari pantauan Legislatif.co (GoNews Group) di Ruang Rapat Komisi X DPR, beberapa personel Komite Ad-hoc Reformasi PSSI dan pengurus PSSI yang datang ke Komisi X adalah Raja Pane, Joko Driyono, IGK Manila, M Nigara, Haryo Yuniarto, Irawadi Hanafi, GH Sutedjo, Dali Tahir, Tommy Welly, Pingky Hidayati, dan Agum Gumelar. ***

wwwwww