Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
21 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
21 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
17 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
17 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
15 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
16 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

16 Titik Api Terdeteksi di Riau, Lahan yang Terbakar Terus Hasilkan Asap Tebal

16 Titik Api Terdeteksi di Riau, Lahan yang Terbakar Terus Hasilkan Asap Tebal
Kebakaran lahan yang terjadi di Dumai, Riau beberapa waktu lalu
Sabtu, 05 Maret 2016 08:23 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui satelit Terra Aqua, Sabtu (5/3/2016) pagi, mendeteksi adanya 16 titik api imbas dari kebakaran lahan dan hutan di Provinsi Riau. Entah kenapa areanya tak jauh beda dengan lokasi kebakaran tahun lalu.

Data yang dirangkum dari BMKG stasiun Pekanbaru pagi ini, ada 16 titik api di Provinsi Riau yang tersebar diantaranya dua titik api di kawasan Siak Kecil Kabupaten Bengkalis, tujuh titik api di Dumai yang berada Bukit Kapur dan tujuh titik api di Siak yang didominasi di Sungai Apit.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, lokasi-lokasi ini sudah menjadi langganan kebakaran lahan dan hutan yang selalu terjadi berulang setiap tahunnya, termasuk 2015 lalu. Walau sudah dilakukan upaya pemadaman, area yang terbakar dilaporkan masih mengeluarkan asap yang cukup tebal.

"Penyebabnya masih sama, yakni dengan sengaja membakar untuk membuka lahan, yang didominasi oleh lahan masyarakat, semak belukar dan area konsesi milik perusahaan," sebut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho melalui pesan singkatnya.

Terpisah, Kepala BMKG stasiun Pekanbaru, Sugarin mengatakan, titik api ini muncul juga disebabkan seiring dengan cuaca Riau yang semakin kering. "Secara umum masih akan cerah hingga berawan. Potensi hujan ringan tidak merata dan bersifat lokal terjadi di wilayah Riau bagian tengah, barat dan selatan pada sore dan malam hari," tukasnya. ***

Kategori:PON, Badminton
wwwwww