Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
21 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
21 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
19 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
20 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
17 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
21 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Badminton

Akhirnya, Panitia Miss Indonesia Minta Maaf kepada Masyarakat Aceh Melalui Haji Uma

Akhirnya, Panitia Miss Indonesia Minta Maaf kepada Masyarakat Aceh Melalui Haji Uma
Direktur RCTI, Syafril Nasution disaksikan Ketua DPD RI Irman Gusman, menyerahkan surat klarifikasi terkait Miss Indonesia asal Aceh kepada H Sudirman, di Gedung DPD RI Senayan Jakarta, Jumat (4/3/2016).
Sabtu, 05 Maret 2016 14:00 WIB

JAKARTA - Panitia Miss Indonesia 2016, akhirnya menyampaikan permohonan maaf atas keikutsertaan seorang peserta yang mengatasnamakan Aceh pada ajang tersebut, beberapa waktu lalu. 

Keikutsertaan peserta Flavia Celly Jatmiko yang mengatasnamakan sebagai wakil Aceh, menimbulkan kontroversi karena dianggap tidak punya hubungan sama sekali dengan Aceh.

Selain itu, Flavia juga tampil dengan pakaian yang tidak sesuai dengan budaya Aceh masyarakat yang Islami.

Permintaan maaf panitia Miss Indonesia ini disampaikan secara tertulis oleh Direktur MNC Group, Syafril Nasution, dalam pertemuan dengan Anggota DPD RI asal Aceh, H Sudirman, di ruang Ketua DPD RI, Irman Gusman, di Senayan Jakarta, pada Jumat (4/3/2016) kemarin.

Sudirman yang kerap disapa Haji Uma dalam siaran persnya mengatakan, Direktur MNC Group, Syafril Nasution datang bersama perwakilan program RCTI, dan panitia penyelenggara program Kontes Miss Indonesia 2016.

Pertemuan tersebut, kata Haji Uma, merupakan bentuk tanggapan dan tindak lanjut dari pihak MNC Group yang juga mewakili Yayasan Miss Indonesia terhadap surat resmi dirinya selaku Anggota DPD RI asal Aceh yang duduk di komite III (salah satunya membidangi kebudayaan).

Surat tersebut dilayangkan Sudirman berkaitan dengan polemik keikutsertaan Flavia Celly Jatmiko yang mengatasnamakan wakil Provinsi Aceh secara sepihak dalam kontes Miss Indonesia 2016.

Dalam surat itu pihak RCTI, Yayasan Miss Indonesia dan Flavia Celly Jatmiko menyampaikan permohonan dan berjanji kejadian seperti ini tidak terulang di kemudian hari.

Surat itu juga menyebutkan, keikutsertaan Flavia Celly Jatmiko mengatasnamakan Aceh, karena dia mengaku sangat terinspirasi oleh perjuangan pahlawan wanita nasional pertama Indonesia yaitu Tjut Nyak Dhien yang berjuang selama 25 tahun untuk memajukan wanita Indonesia serta ikut melawan penjajahan Belanda.***

Editor:Ridwan Iskandar
Sumber:serambinews.com
Kategori:Aceh, Badminton, PON
wwwwww