Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
17 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
15 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
3
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
11 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
13 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
12 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
19 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Home  /  Berita  /  Badminton
Wonderful Indonesia 2016

Jembatan Ampera Bakal Jadi Saksi Sekaligus 'Open House' Saat GMT Melintas di Palembang

Jembatan Ampera Bakal Jadi Saksi Sekaligus Open House Saat GMT Melintas di Palembang
Jembatan Ampera Palembang. (istimewa)
Minggu, 06 Maret 2016 19:19 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Jembatan Ampera di Ibukota Sumsel, Palembang bakal menjadi saksi sejarah dan salah satu di antara beberapa kota yang kebagian dilintasi Gerhana Matahari Total (GMT) pada 9 Maret 2016.

Kota 'Mpek-Mpek' itupun memanfaatkan momen GMT untuk menyebarluaskan edukasi astronomi kepada wisatawan yang berkunjung. "Kami ngotot mempersiapkan yang terbaik. Menggelar beragam acara menarik. Yang terbaru, kami akan menggelar edukasi gerhana kepada wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Palembang," tutur kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel, Irene Camelyn Sinaga, Minggu (06/03/2016).

Palembang pun langsung didekor menjadi semacam laboraturium penelitian mini. Jembatan Ampera, penghubung Sungai Musi yang legendaris itu akan jadi pusatnya. Sementara sekitar seribu kursi sudah disiapkan Pemprov Sumsel di atas Jembatan yang bertabur cahaya setiap malam itu. Semua disiapkan khusus untuk kebutuhan tamu dan para wisatawan."Di Jembatan Ampera akan dipasang lima teleskop. Dan semua akan siap digunakan saat simulasi pengamatan jelang Gerhana Matahari Total (GMT), Selasa (08/03/2016)," papar Irene.

Khusus untuk edukasi astronomi itu, Irene mengaku bakal menyajikan yang terbaik. Teleskop yang disiapkan lumayan canggih. Ada teleskop reflektor seri R200 155, Newton N. D=200mm F=800mm. Kemudian, Teleskop reflektor seri Vc 200L/Casse Gren D=200m F=1800m, teleskop Coronado 101698 dan Teleskop reflektor seri ED 100 SF D=100mm F=900mm. Satu teleskop lainnya, diambil dari LAPAN. Dan teleskop terakhir itu akan tiba di Palembang 7 Maret 2016.

“Ada juga festival food truck, demo masak aneka kuliner khas oleh chef ternama, dan lomba selfie dengan latar belakang GMT,” terang dia.

Makanan yang disajikan seperti sandwich, burger, makanan tradisional soto ayam lamongan, dan sop buntut. Tak hanya itu juga bakal ada planetorium mini di kawasan Pasar 16 Ilir. Keberadaan planetorium mini itu merupakan hasil kerjasama dengan Kementerian Pariwisata serta LAPAN. “Ini juga bisa dimanfaatkan masyarakat khususnya siswa di Palembang sebagai edukasi,” ucapnya.

Menpar Arief Yahya mengajak warga Jakarta yang ingin mengedukasi anak-anaknya untuk terbang ke Palembang. "Sayang sekali momen langka 350 tahun sekali di tempat yang sama. Silakan menjadi saksi sejarah di Palembang. Banyak event di sana," ajak Arief Yahya. (*/dnl)

wwwwww