Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
9 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
9 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
4 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
3 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
4 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
6
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
4 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Home  /  Berita  /  Badminton
Kisruh PSSI dan Menpora

La Nyalla Sebut PSSI Tak Akan Bisa Direbut Siapapun, Karena Sudah Dijagain Sama Mafia Kuat

La Nyalla Sebut PSSI Tak Akan Bisa Direbut Siapapun, Karena Sudah Dijagain Sama Mafia Kuat
Ilustrasi PSSI vs Menpora. (net)
Kamis, 10 Maret 2016 14:07 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- PSSI ini terang-terangan menolak mentah-mentah sembilan syarat yang diajukan Kemenpora.Bahkan rasa geram Lanyalla terhadap Menpora, iapun menyebut PSSI Sudah dijaga "Mafia Kuat".

"Nggak ada syara­tan-syaratan. Yang jelas PSSI menang mutlak 3-0. Kalau mau cabut, cabut aja. Nggak mau di­cabut, sudah tercabut oleh MA. Mau apa dia," tantangnya.

Pasca dimenangkan MA, La Nyalla kini fokus menghitung berapa kerugian yang dialami PSSI gara-gara dibekuan oleh Kemenpora. Dia agaknya berniat melakukan gugatan terhadap kerugian tersebut.

"Yang jelas saya menunggu. Menunggu masanya kan dalam 21 hari, dicabut (SK Pembekuan PSSI) otoma­tis. Sudah harus jalan. Nah dari situ kita sudah mulai jalan dan persiapan. Harapan saya ya harus dilaksanakan oleh Menpora dong." tutur Lanyalla.

Bahkan ia juga menyebutkan jika Menpora tetap mengajukan PK, PSSI tidak akan gentar. "Silakan, mau PK kek, mau apa kek, yang pasti ini harus dijalankan dulu. Ini kan sudah inkracht, harus dilaksanakan. Yang mau PK itu mau ngapain, belum tentu itu mau diterima PK-nya," tukasnya.

Lanyalla juga menduga Menpora Imam Nahrawi yang saat ini mengatasnamakan pemerintah, hanya ingin membuat kegaudahan dan berniat jahat.

"Niatnya saja sudah berbeda kok. Kalau niatnya jelek percuma. Berjuang untuk sepakbola itu setengah mati lho, 87 tahun lho umurnya sudah. Saya cuma ingatkan saja, ntar kualat dia itu, udahlah, kasih tahu sama dia kalau mau rebut PSSI nggak bisa, udah dijaga sama mafia, mafianya kuat di PSSI, saya juga senang dianggap mafia, Kalau dari mulut dia ngomong La Nyalla mafia, oh tak jadiin mafia bener dia nanti, tak adilin ntar dia," pungkasnya. ***

wwwwww