Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
13 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
12 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
7 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
7 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
7 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
6
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
7 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Luhut: Status Ditingkatkan Setara Menteri, Budi Waseso Akan Dilantik Ulang

Luhut: Status Ditingkatkan Setara Menteri, Budi Waseso Akan Dilantik Ulang
Menko Polhukam, Luhut Binsar Pandjaitan. (Legislatif.co)
Jum'at, 11 Maret 2016 11:31 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Menko Polhukam, Luhut Binsar Pandjaitan mengatan, status Kepala BNN bakal ditingkatkan setara menteri, dan Kepala BNN bakal dilantik ulang.

Hal tersebut ia ungkapkan saat mengunjungi kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) di Jakarta, Jumat (11/03/2016) siang.

Menurut Luhut, peningkatan status BNN itu telah diputuskan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dan dalam waktu dekat Kepala BNN, Komjen Pol Budi Waseso (Buwas), akan segera dilantik ulang. 

"Kepala BNN akan dilantik ulang. Sudah diputuskan Presiden. Status kepala BNN naik setara menteri," terang Luhut, kepada Legislatif.co (GoNews Group).

Presiden Jokowi menurut Luhut, menaikan status BNN setingkat kementerian dengan alasan karena penanganan masalah narkoba yang ditangani BNN amatlah luas.

Selain itu kondisi Indonesia saat ini memang sudah sangat-sangat darurat narkoba. "Presiden bertekad meningkatkan status organisasi BNN, karena masalah narkoba yang harus ditangani BNN amat luas," tegas Luhut.

Menurut Luhut, organisasi BNN perlu ditata kembali. Sebab, untuk memberantas kegiatan peredaran narkoba yang begitu terorganisir, organisasi yang bertugas memberantasnya pun harus terorganisir dengan rapih.

"Mereka (BNN) spiritnya tinggi, tapi fasilitas yang ada kurang. Itu tentunya akan kita selesaikan dalam waktu yang tidak terlalu lama," pungkasnya. ***

wwwwww