Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
23 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
23 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
19 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
19 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
18 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
19 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Metropolitan

84 dari 141 ODGJ di Inhil Sudah Dibantu, Ferriyandi: Program Kesehatan Jiwa Harus Terus Didukung

84 dari 141 ODGJ di Inhil Sudah Dibantu, Ferriyandi: Program Kesehatan Jiwa Harus Terus Didukung
Wakil Ketua 1 DPRD, Ferriyandi.
Kamis, 17 Maret 2016 08:38 WIB
Penulis: Rida Ayu Agustina
TEMBILAHAN- Program kesehatan jiwa pada Dinas Kesehatan Inhil, Riau telah banyak membantu ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa), dimana dari 141 yang terdata, 84 diantaranya sudah dibantu pengobatan.

Melihat hal itu, Wakil Ketua I DPRD Inhil, Ferryandi mengatakan program kesehatan jiwa pada Dinas Kesehatan perlu terus didukung agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat secara luas dan bisa mewujudkan Inhil bebas pasung 2017.

''Kita menilai program ini sangat bagus untuk membantu masyarakat, khususnya mereka yang tidak mampu melakukan pengobatan untuk keluarganya yang terkena gangguan jiwa,'' sebutnya.

Apalagi dikatakannya, berkat adanya program tersebut sudah ada pasien ODGJ yang sembuh bahkan sudah bisa melangsungkan pernikahan.

''Semenjak adanya program ini, sudah ada pasien sakit jiwa yang sembuh dan akhirnya menikah, artinya programĀ ini kita nilai sangat baik dan memang dibutuhkan,'' tambah Politisi Partai Golkar (Golongan Karya) ini.adv

Kategori:Metropolitan
wwwwww