Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
20 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
21 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
17 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
17 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
15 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Umum

Dewan Kesal, Guru PNS Meranti Terkesan Ogah Mengabdi ke Daerah

Dewan Kesal, Guru PNS Meranti Terkesan Ogah Mengabdi ke Daerah
Ilustrasi guru PNS - foto internet
Jum'at, 08 April 2016 16:30 WIB
Penulis: Safrizal
SELATPANJANG - Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Meranti, Ardiansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mendata ulang seluruh guru PNS di tiap sekolah. Saat penyesuaian SOTK baru nantinya, Komisi C tak ingin lagi melihat penumpukan guru PNS hanya di wilayah perkotaan.

Demikian disampaikan Ardiansyah saat dikonfirmasi GoRiau, Jumat (8/4/2016) siang. Kata Ardiansyah, kedepannya Meranti memang harus berbenah, termasuk pada pendidikan dengan dilakukan pemerataan guru di tiap sekolah. "Kami tak ingin lagi ada guru yang terkesan menumpuk di kota saja. Mereka harus siap mengabdi ke daerah-daerah," kata Ardiansyah.

Pernyataan ini dilontarkan Politisi PAN mengingat masih ada perbedaan signifikan terhadap penempatan guru PNS di sekolah-sekolah. Hal itu terlihat jelas dari data Disdikbud Meranti, dimana guru PNS di SMA N 1 Tebingtinggi sebanyak 62 orang, SMA N 2 Tebingtinggi 40 orang, dan SMA N 3 Tebingtinggi sebanyak 24 orang.

Sedangkan di SMA N 3 Tebingtinggi Barat dan SMA N 3 Rangsangpesisir, guru PNS nya hanya 1 orang. "Ini sangat memperihatinkan. Kedepan kami minta betul Disdikbud melakukan pendataan terhadap kebutuhan guru di tiap sekolah," ujar Ardiansyah juga.

"Saat penyesuaian SOTK baru nanti, kita tidak ingin masalah ini terus berlanjut. Kan Disdik dirombak habis pasca ditariknya kewenangan Dikmen ke Provinsi. Nanti kita juga akan panggil mereka membicarakan masalah ini," kata laki-laki yang akrab dipanggil Bang Jack itu lagi. ***

Kategori:Umum
wwwwww