Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
19 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
20 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
16 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
16 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
14 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Innalillahi Wainna Ilaihirajiun, Gubernur Kepri Meninggal Usai Rapat di Istana Negara

Innalillahi Wainna Ilaihirajiun, Gubernur Kepri Meninggal Usai Rapat di Istana Negara
Almarhum Gubernur Kepri saat berada di Istana. (Tribun)
Jum'at, 08 April 2016 16:24 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Gubernur Kepulauan Riau, H Muhammad Sani, meninggal dunia di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/4/2016) sore.

"Inna lillahi wainna ilaihirajiun. Telah berpulang ke rahmathullah Bapak HM Sani, Gubernur Kepri, tadi pukul 15.00 WIB di RS Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta," ungkap Heri Mokhrial, Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi Kepri.

Sani lahir di Parit Mangkil, Sungai Ungar, Kundur, Karimun, Kepulauan Riau, pada 11 Mei 1942, Ia tercatat sebagai Gubernur Kepri periode 2010-2015 dan 2016-2021. Sani terpilih sebagai gubernur menggantikan Ismeth Abdullah pada 2010.

Di Jakarta, Sani, bersama kepala daerah lainnya, sempat mengikuti rapat bersama Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat pagi.

Muhammad Sani, melontarkan janji siap bekerja dengan turun ke lapangan sesaat setelah dilantik menjadi GubernurĀ Kepulauan Riau di Istana Negara, Jakarta, Jumat 12 Februari 2016.

Meski usianya sudah 73 tahun, Sani saat itu berjanji akan sebanyak mungkin menemui masyarakat, sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

"Selama masih bisa kita jalani, ya kita jalani. Kalau ke pulau, kita di atas awan kan bisa duduk, kalau naik kapal kan masih bisa duduk," ujar Sani, seusai acara pelantikan.

"Tetap blusukan walau tidak 100 persen," kata dia.

Sani menuturkan, dirinya akan menjalankan visi dan misi sesuai dengan apa yang dilakukan saat menjadi gubernur Kepulauan Riau periode pertama.

Di periode kedua, kata Sani, dirinya ingin fokus menjalankan program pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, energi listrik dan pariwisata Kepulauan Riau. Sani juga berjanji akan memadukan pembangunan Kepulauan Riau sesuai program pemerintah pusat.

"Saya masih mau dan ingin berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara. Ya saya laksanakan, dan saya terpilih," ucapnya.

Seusai pelantikan, Presiden Jokowi meminta para gubernur-wakil gubernur untuk memperbanyak kerja lapangan.

Ia meminta para gubernur-wakil gubernur bekerja sesuai dengan visi dan misi Presiden demi terciptanya pembangunan dan pelaksanaan program yang terkonsolidasi dengan baik.

Jokowi juga meminta gubernur-wakil gubernur mendekatkan diri dengan masyarakat.***

Sumber:Tribun Batam.
Kategori:Badminton, Riau, PON, Olympic
wwwwww