Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
24 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
2
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
22 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
3
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
21 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
4
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
6 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
5
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Home  /  Berita  /  Badminton

Ini Nama-nama yang Cocok Jabat Kapolri Menurut Ruhut Sitompul

Ini Nama-nama yang Cocok Jabat Kapolri Menurut Ruhut Sitompul
Kepala BNN Komjen Budi Waseso dinilai layak menjabat Kapolri. (net)
Rabu, 18 Mei 2016 16:29 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA- Masa jabatan Kapolri Badrodin Haiti tidak akan lama lagi, terkait mas pensiun. Beberapa nama calonpun mencuat ditengah masyarakat, tak terkecuali di Komisi III DPR RI.

Bahkan beberapa nama dianggap pantas untuk menjabat sebagai Kapolri yang baru nantinya. Anggota Komisi III DPR Ri, Ruhut Sitompul misalnya, ia bahkan menyebut beberapa nama yang cocok saat dimintai pendapatnya.

"Jadi ada beberapa nama, mulai dari pak Budi Gunawan, ada pak Budi Waseso, pak Dwi, pak Putut dan pak Safrudin. Nah itu bintang-bintang tiga. Adapun bintang dua juga baik, tapi kita masih pikirkan juga masa pensiun mereka kan masih jauh," jelas Ruhut kepada GoNews Group, Rabu (18/05/2016) di Komplek DPR RI Senayan Jakarta.

Tapi pak Budi Gunawan kan sudah mau masuk masa pensiun? "Loh Pak Badrodin Haiti juga kan kemaren masuk masa pensiun juga kan? Terus maslahnya dimana," tanya Ruhut.

Kan dengan masa usia pensiun nantinya apa tidak jadi masalah? "Iya, kan kau tadi nanya, iya aku jawab inilah nama-nama yang pantas, macem mana nyah kau ini," ujarnya dengan logat khas Medan.

Namun kata Ruhut, dirinya selaku Anggota DPR RI dari Komisi III tidak akan mendahului kewenangan Presiden. "Kita harus hormati hak preogratif bapak presiden. Karena nanti nama dari Kompolnas yang pimpin bapak Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan, kompolnas menyerahkan kepada bapak Presiden dan datang ke kami tinggal satu nama yang nantinya disetujui apa tidak di DPR," tukasnya.

Karena menurutnya, selama di DPR sudah empat kali pergantian Kapolri belum pernah selalu nama itu lebih dari satu. "Selalu satu dan kita harus hormati bapak Joko Widodo," ujarnya lagi.

Pak Tito kan angkatan 87 masih banyak angkatan 83, 84. Itu peluang dia menjadi kapolri bagaimana? "Kalau berkaitan dengan pak Tito, seperti yang saya katakan. Pak Tito orang yang berprestasi kita hormati itu, tapi kan belum ada Kapolri yang lebih dari satu periode. Pak Tito pensiunnya 7 tahun lagi. Nah mau kemana jenderal bintang empat lima tahun kalau dia diganti. Jadi ada mekanismenya. Maka kita serahkan kepada bapak Presiden. Dan bapak Presiden sudah mengerti masalah itu," jelasnya.

Khusus nama Budi Gunawan yang sudah pernah gagal dilantik meski lolos di DPR, menurut Ruhut,Komisi III tetap harus hormati. "Harus dong, pak Budi Gunawan sangat dekat dengan Komisi III. Baru pak Budi Gunawan yang memecahkan rekor, walaupu tersangka beliau fit and properties tidak sampai dua jam. Semua secara bulat komisi III mendukung. Dan beliau mendukung pak BH pada waktu itu juga sekitar dua jam. Tapi kita musti tahu semua kriteria dipenuhi pak BG, tapi kita hormati hak preogratif pak Presiden," pungkasnya. ***

wwwwww