Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
15 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
16 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
17 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
17 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
17 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
9 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Home  /  Berita  /  Badminton

Jauh Terpelosok, Alumni SMPN 8 Sawahlunto Bisa Tembus IPB

Jauh Terpelosok, Alumni SMPN 8 Sawahlunto Bisa Tembus IPB
Wawako Swahlunto Ismed ketika berkunjung ke SMPN 8 Sawahlunto. (Humas Sawahlunto)
Senin, 23 Mei 2016 10:55 WIB

SAWAHLUNTO - SMPN 8 Sawahluntu yang bisa dibilang jauh terpelosok, tapi bisa bangga. Karena sudah ada alumni SMPN 8 yang mampu menembus  ITB dan Unand, dua universitas paling bergengsi di Indonesia. Hal ini dikatakan Ismed Wakil Walikota Sawahlunto saat berpesan kepada pelajar-pelajar SMPN 8 Desa Lumindai. 

"Jadi seluruh pelajar untuk tidak putus asa dalam mencapai cita-cita meski mereka tinggal di daerah yang terbilang cukup terpelosok dengan akses pendidikan yang terbatas. Tanamkanlah tekad dan keyakinan untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi,dan kejar cita-cita. Karena masa depan yang lebih baik, akan bisa diraih salah satunya dengan pendidikan yang baik” ujar Ismed saat menghadiri acara Pentas seni dan perpisahan SMPN 8 Desa Lumindai kota Sawahlunto pada kamis (19/5/2016).

Ismed meyakinkan para pelajar SMPN 8 bahwa kesulitan bisa ditaklukkan ketika kita memiliki keyakinan. Ismed berharap agar keberhasilan para alumni ini menjadi motifasi bagi anak-anak desa Lumindai dan desa-desa sekitarnya untuk meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, meski desa mereka terletak di ketinggian dan terbilang cukup jauh dari pusat kota.

Dalam kesempatan itu berbagai kesenian daerah ditampilkan oleh pelajar-pelajar SMPN 8 Lumindai, mulai dari Randai, tari-tarian khas daerah hingga hafalan Al Quran.

Sementara Darmayeri Kepala SMPN 8 pada kesempatan itu berharap agar Pemerintah kota dapat membantu melengkapi berbagai kekurangan sarana prasarana pendidikan yang masih menjadi kendala di sekolah tersebut.

“Sejak didirikan tahun 2007 silam, SMPN 8 Sawahlunto mengidam idamkan adanya penambahan ruang belajar atau kelas baru, dimana semenjak berdiri hingga kini baru memiliki 5 ruang belajar,” ujar Darmayeri dilansir dari sawahluntokota.go.id. (humas)

Editor:Calva
Sumber:Sawahluntokota.go.id
Kategori:Umum, Badminton
wwwwww