Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
19 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
15 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
16 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
12 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
11 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
21 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta
Calon Kapolri Baru

Masuk Bursa Calon Kapolri, Budi Waseso: Semua Prajurit yang Diberikan Amanah Pasti Dijalankan

Masuk Bursa Calon Kapolri, Budi Waseso: Semua Prajurit yang Diberikan Amanah Pasti Dijalankan
Kepala BNN Budi Waseso. (istimewa)
Rabu, 08 Juni 2016 15:35 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA- Kepala Badan Narkotika Nasional, Komjen Pol Budi Waseso masuk dalam bursa calon Kapolri menggantikan posisi Badarodin Haiti yang akan segera pensiun pada Juli 2016 ini.

Soal masuknya nama dirinya ke bursa calon Kapolri tersebut, Budi Waseso yang ditemui usai menggelar rapat dengan Komisi III DPR RI, menjelaskan, dirinya sebagai prajurit siap ditugaskan dimana saja dan siap menjalankan amanah.

"Kalau soal Kapolri itu kan kewenangan Presiden, jadi tunggu saja. Pada dasarnya semua prajurit polri kalau dikasih amanah pasti dijalankan. Kan dididiknya untuk itu. Abdi negara itu kan pengabdian. Harus nothing to lose. Tidak perlu dijadikan beban," ujarnya, Rabu (08/06/2016) di gedung Parlemen Jakarta.

Lantas apakah dirinya siap jika memang disetujui DPR? "Wah yang dorong-dorong siapa? Janganlah kita masih fokus dulu di BNN, ntar kalau memang di rekom ya intinya saya sekali lagi siap dimana saja dan siap menjalankan amanah," tegasnya.

Selain itu, Budi Waseso juga menjelaskan, dirinya saat ini masih fokus dalam pekerjaannya, apalagi di bulan Ramadan, pihaknya tidak mau kecolongan dengan aksi peredaran narkoba.

"Kita tetap konsisten tetap konstan, tidak menutup kemungkinan peluang di bulan puasa, petugas konsentrasi Idul Fitri biasanya dimanfaatkan. Kita gak mau kecolongan. Makanya kita semua termasuk bea cukai terus bekerja," ujarnya.

Lalu bagaimana dengan penyelundupan narkoba ke wilayah atau daerah-daerah? "Bisa saja kita antisipasi, malah kita kerjasama dengan beberapa instansi seperti Kemenhub, untuk antsipasi diselundupkan melalui supir supir, intinya kita tetap konsentrasi," pungkasnya. ***

wwwwww