Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
16 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
13 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
3
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
10 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
11 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
18 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
11 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Badminton

Momen TSR, Wawako Padang Ingatan Warga, Peredaran Narkoba Kian Mengkuatirkan

Momen TSR, Wawako Padang Ingatan Warga, Peredaran Narkoba Kian Mengkuatirkan
Wawako Padang Emzalmi ketika berbicara dalam Safari Ramadan di Masjid Hidayah Kelurahan Pasa Ambacang Kecamatan Kuranji. (Humas Padang)
Minggu, 12 Juni 2016 05:31 WIB

PADANG - Peredaran narkoba kian mengkuawatirkan. Terbukti banyaknya kasus narkoba yang terungkap sepanjang tahun 2015 di Kota Padang, yaitu 204 kasus. Sedangkan rentang Januari hingga Mei 2016 ini sudah seratus lebih kasus narkoba yang ditangani pihak kepolisian. Mirisnya, sebagian besar melibatkan generasi muda.

Hal ini diungkapkan Wakil Walikota Padang selaku Ketua Badan Narkotika Kota (BNK) Padang H. Emzalmi dalam safari Ramadhan khusus di Masjid Hidayah, Kelurahan Pasa Ambacang Kecamatan Kuranji, Sabtu (11/6/2016) malam.

Menurut Emzalmi, maraknya peredaran narkoba di kalangan generasi muda harus diwaspadai semua pihak. Mulai dari orang tua, guru terlebih pihak berwenang, dalam hal ini pemerintah atau kepolisian.

"Maraknya peredaran narkoba di kalangan generasi muda harus diwaspadai semua pihak. Mulai dari orang tua, para guru terlebih pihak berwenang, dalam hal ini pemerintah atau kepolisian,"ujarnya.

Emzalmi mewanti-wanti generasi muda agar tidak mudah terbujuk untuk mencoba-coba "barang haram" tersebut karena sekali mencoba niscaya akan rusak selamanya.

"Jangan mudah terbujuk. Sekali mencoba narkoba akan rusak selamanya,"sebutnya.

Ia juga menengarai, peredaran narkoba oleh para pengedar bertujuan merusak generasi bangsa ini agar bangsa Indonesia menjadi negara yang lemah dan tidak memiliki masa depan baik.

"Saya menengarai, pengedar narkoba bertujuan merusak generasi bangsa agar Indonesia menjadi negara yang lemah,"imbuhnya.

Pada kesempatan ini, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Padang selaku Sekretaris BNK Padang Eri Senjaya menjelaskan tujuan safari ramadan khusus ini tidak lain memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya narkoba dan mewaspadai peredarannya.

"Jangan sampai masyarakat terjebak dengan penyalahgunaan narkoba. Baik sebagai pemakai apalagi pengedar," katanya.

Untuk memberikan pemahaman lebih dalam terhadap masyarakat, BNK Padang juga menghadirkan narasumber terkait bahaya dan kasus-kasus peredaran narkoba. Narasumber yang dihadirkan yaitu Dinas Kesehatan dan Kasat Narkoba Polresta Padang. (DU/Yz)

Editor:Calva
Kategori:PON, Badminton
wwwwww