Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
18 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
17 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
11 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
12 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
5
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
11 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
16 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Badminton

7 Orang Tewas, Salah Satu Bus yang Terlibat Kecelakaan Maut di Labuhanbatu Ternyata Disewa Penumpang untuk Hadiri Acara di Duri

7 Orang Tewas, Salah Satu Bus yang Terlibat Kecelakaan Maut di Labuhanbatu Ternyata Disewa Penumpang untuk Hadiri Acara di Duri
Kondisi bus yang ringsek parah usai tabrakan, Rabu subuh tadi (Foto: Polres Labuhanbatu)
Rabu, 13 Juli 2016 16:35 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Polres Labuhanbatu, Sumatera Utara sudah menetapkan supir Bus Makmur berinisial CN sebagai tersangka terkait kecelakaan maut yang melibatkan tiga bus sarat penumpang, di Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Rabu (13/7/2016) tadi pukul 04.00 WIB.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Teguh Yuswardhie mengatakan, Bus Pembangunan Semesta yang ditabrak Bus Makmur tersebut saat kejadian tengah melakukan perjalanan dari Kota Duri, Provinsi Riau menuju Sumatera Utara. Di mana Bus ini dicarter (disewa) penumpangnya untuk menghadiri sebuah acara di Duri.

"Mereka (penumpang, red) mencarter Bus Pembangunan Semesta dari Sumut ke Duri untuk menghadiri acara. Sepulangnya dari sana (arah Riau menuju Sumut) bertabrakan dengan Bus Makmur dari arah berlawanan yang hendak mendahului mobil tangki. Kita duga kesalahan ada pada supir Bus Makmur," beber Teguh.

Akibatnya, kedua bus tersebut bertubrukan sangat keras membuat kondisi bagian depan ringsek parah. Bahkan setelah menghantam Bus Pembangunan Semesta, Bus Makmur tersebut masih tetap melaju sampai akhirnya kembali menabrak Bus ALS.

"Total sudah tujuh korban meninggal dunia. Empat korban merupakan penumpang Bus Makmur dan tiga lagi penumpang Bus Pembangunan Semesta," urai Kapolres Labuhanbatu. Sampai berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum merilis data korban meninggal dunia dan luka berat.

"Informasinya korban ini warga Sumatera Utara semua," jawab AKBP Teguh yang dihubungi GoRiau.com melalui sambungan telepon, Rabu siang. "Yang korban luka sudah kita evakuasi ke rumah sakit terdekat, termasuk korban meninggal dunia," tukas dia. ***

Kategori:Olympic, Badminton
wwwwww