Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
9 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
8 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
8 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
5
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
8 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
6
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Nasional
12 jam yang lalu
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Home  /  Berita  /  Badminton
Syiar Islam

Muslim Tionghoa Bakal Bangun Masjid Indah di Belakang Pondok Kota Padang

Muslim Tionghoa Bakal Bangun Masjid Indah di Belakang Pondok Kota Padang
Wako Mahyeldi disambut dengan pertunjukan barongsai saat menghadiri acara halal bi halal Kecamatan Padang Selatan di Kelurahan Belakang Pondok. ( Foto: Humas Padang/ Yurizal)
Kamis, 14 Juli 2016 11:18 WIB
PADANG - Keinginan masyarakat muslim Tionghoa untuk membangun sebuah masjid di Belakang Pondok, Kecamatan Padang Selatan segera terwujud. Menyusul pengalihan status aset lahan bakal masjid yang akan dinamakan Muhammad Ceng Ho tersebut sudah tuntas dari fasilitas umum menjadi fasilitas sosial.

"Pembangunan masjid sudah dapat dilaksanakan karena status lahan dari fasum ke fasos sudah tuntas. Warga muslim Belakang Pondok segera memiliki masjid yang representatif," kata Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah Dt. Marajo saat menghadiri acara halal bi halal pegawai dan warga Kecamatan Padang Selatan yang dipusatkan di Kantor Lurah Belakang Pondok, Selasa (13/7).

Walikota Mahyeldi menyambut baik pembangunan masjid tersebut, terlebih karena di kelurahan Belakang Pondok yang multi etnis ini masih sangat minim masjid. Bahkan, walikota sering mendapat masukan dari warga untuk segera membangun sebuah masjid. Selama ini warga muslim di kelurahan ini harus pergi ke kelurahan tetangga untuk melaksanakan salat jumat.

Adapun pembangunan Masjid Muhammad Ceng Ho, menurut Camat Padang Selatan Puji Astomi merupakan aspirasi dari masyarakat muslim keturunan Tionghoa yang terhimpun dalam Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Sumatera Barat.

"Pembangunan masjid ini merupakan keinginan dari masyarakat muslim Tionghoa. Kebetulan di sebelah kantor lurah Belakang Pondok ada lahan yang saat ini sedang dialihkan statusnya menjadi fasos," sebut camat yang disapa Tomi itu.

Untuk pendanaan pembangunan masjid ini, lanjut Tomi, dananya sudah ada. Dananya murni dari swadaya dari masyarakat muslim Tionghoa sendiri.

"Dananya sudah ada. Murni swadaya masyarakat muslim Tionghoa," ujarnya.

Sementara itu, Ketua PITI Dewan Pengurus Wilayah Sumatera Barat Muslim Nur mengatakan, terdapat 200 orang lebih warga keturunan Tionghoa muslim di Sumatera Barat. Kebanyakan bermukim di Kota Padang, sebagian besar di Kecamatan Padang Selatan dan Kecamatan Padang Barat.

Muslim Nur juga mengungkapkan, pembangunan masjid Muhammad Ceng Ho ini selain untuk sarana ibadah juga nantinya dapat menjadi salah satu lokasi wisata karena dirancang unik dan indah dengan gaya arsitektur China.

"Selain untuk ibadah, masjid ini bisa jadi tujuan wisata karena bangunannya bergaya arsitektur China," kata Muslim Nur yang sempat memberikan tausyiah di acara halalbihalal tersebut. (DU/Ch)

Editor:Calva
Kategori:PON, Hiburan, Badminton, Sumatera Barat
wwwwww