Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
16 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
13 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
12 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
18 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
9 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
6
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
9 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Home  /  Berita  /  Badminton

DPR RI: Kutuk Keras Teror Boom di Bastille, Perancis

DPR RI: Kutuk Keras Teror Boom di Bastille, Perancis
Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon. (istimewa)
Jum'at, 15 Juli 2016 21:28 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - DPR RI, melalui Wakil Ketuanya Fadli Zon dengan tegas mengutuk keras atas serangan teror terhadap kerumunan massa yang sedang merayakan Bastille Day di Nice, wilayah Perancis Selatan pada hari ini Jumat (15/07/2016) dini hari.

"Saya juga menyampaikan simpati serta duka cita mendalam kepada keluarga korban yang menurut laporan media internasional sudah lebih dari 80 korban tewas," ungkap Fadli Zon, kepada GoNews.co melalui siaran persnya.

DPR kata Fadli, juga mendukung langkah Kementerian Luar Negeri Indonesia dalam hal ini Konsulat Jenderal RI di Marseille yang membawahi wilayah Prancis Selatan untuk memastikan kondisi WNI yang tinggal di wilayah sekitar.

"Saya juga menyampaikan harapan kepada Pemerintah Perancis agar dapat menangani kejadian serangan teror tersebut dengan cepat dan kondisi di Perancis dapat pulih kembali," tukasnya.

Kejadian serangan ini menegaskan bahwa serangan teroris sudah menjadi ancaman global. Menurutnya, peristiwa serupa dapat terjadi di negara manapun. Sehingga diperlukan peningkatan kerjasama antar seluruh pihak, terutama (state actor) untuk menangani ancaman serangan teror agar peristiwa serupa tidak terulang kembali. (***)

wwwwww