Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
24 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
22 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
22 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
4
Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
Sepakbola
23 jam yang lalu
Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
5
Penurunan Muka Tanah Jakarta Melambat, PAM Jaya Ungkap Peran Air Perpipaan
Korporasi
22 jam yang lalu
Penurunan Muka Tanah Jakarta Melambat, PAM Jaya Ungkap Peran Air Perpipaan
6
Kesempatan Frediric Injay Balas Kekalahan Lawan Garudayaksa
Sepakbola
22 jam yang lalu
Kesempatan Frediric Injay Balas Kekalahan Lawan Garudayaksa
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Zainudin Amali: Rapimnas Golkar Akan Kukuhkan Jokowi Sebagai Capres 2019

Zainudin Amali: Rapimnas Golkar Akan Kukuhkan Jokowi Sebagai Capres 2019
Logo Partai Golkar. (net)
Jum'at, 22 Juli 2016 16:15 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Setelah menerima SK kepengurusan DPP Partai Golkar dari Menkumham Yasonna Laoly, partai beringin ini pun akan menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang dijadwalkan 26-28 Juli 2016.

Politisi Partai Golkar, Zainuddin Amali menjelaskan, dalam Rapimnas nanti perlu dirinci apa saja yang sudah diputuskan dalam Munaslub Golkar pada Mei lalu.

"Rapimnas itu di bawah tingkat Munas sehingga hal-hal yang sudah diputuskan di Munaslub akan dikukuhkan bahkan akan dielaborasikan di Rapim yang akan muncul peraturan organisasi," kata Amali di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (22/7).

Hal penting lain dalam rancangan Rapimnas, lanjut Amali, adalah pengukuhan Joko Widodo untuk diusung maju Pemilihan Presiden 2019 mendatang.

"Saya dengar dalam rancangan itu akan dikukuhkan," tukasnya.

Di samping itu juga dibahas sikap Partai Golkar terhadap revisi UU Pemilu, terutama menyangkut sistem dalam Pemilihan Legislatif dan Pilpres. "Yang lainya adalah persiapan tentang Pilkada serentak 2017-2018," tambahnya.

Disinggung dukungan Golkar kepada Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai cagub Jakarta, menurut Amali, hal itu tak perlu dibawa ke Rapimnas. "Waktu di Musda DKI kan sudah memberikan keputusan dan DPP sudah memberikan dukungan," tukasnya. (***)

wwwwww