Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
16 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
13 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
3
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
18 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
11 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
10 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
11 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Badminton

Berikut Video Saman Massal 5.057 Penari di Gayo Lues

Senin, 01 Agustus 2016 14:11 WIB
BLANGKEJEREN - Suasana riuh dan peluh begitu terasa, Senin (24/11/2014) lalu di Stadion Seribu Bukit Blangkejeran, Kabupaten Gayo Lues, memukau ribuan mata masyarakat yang hadir untuk menonton 5.057 lelaki yang menarikan tari Saman secara serentak.

Tari Saman disahkan oleh UNESCO di Pulau Dewata, Bali, pada tanggal 24 November 2011 silam dan masuk pada salah satu kategori Warisan Budaya Tak Benda Milik Dunia dengan nomor registrasi 01.01.01.001.

Indonesia sendiri baru mendapatkan enam pengakuan dari Unesco untuk warisan budaya kategori tak benda, yaitu Wayang, Keris, kain Batik, Angklung, Subak di Bali dan Tari Saman yang merupakan tarian rakyat dari Tanah Gayo.

Seperti yang telah kita ketahui, sejarah Tari Saman sangat erat kaitannya dengan sejarah penyebaran agama Islam di Aceh. Tari ini disebut Tari Saman karena diciptakan seorang Ulama bernama Syekh Saman pada abad 14 Masehi.

Awalnya tarian ini merupakan permainan rakyat yang kerap ditampilkan dalam pesta adat dan budaya di tanah Gayo. Karena sangat menarik, tari ini kemudian dikembangkan oleh penciptnya dengan diperkaya syair dan pujian kepada Allah SWT dan kemudian digunakan sebagai media syiar Islam.

Seiring perkembangan zaman, Tari Saman kini menjadi salah satu seni budaya yang banyak dipelajari di sekolah-sekolah. Bukan hanya di Aceh, tapi juga di luar Aceh dan bahkan di luar negeri. Begitu menariknya, sehingga Tari Saman kerap menjadi ikon Indonesia dalam berbagai festival seni budaya dunia.

Sumber:iloveaceh.org
Kategori:PON, Badminton, Aceh
wwwwww