Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
10 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
11 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
4
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
13 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
5
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
7 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
6
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Metropolitan
11 jam yang lalu
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Home  /  Berita  /  PON

Pemko Medan Lamban Tertibkan PKL Pasar Sukaramai

Pemko Medan Lamban Tertibkan PKL Pasar Sukaramai
Pedagang di Pasar Sukaramai, Medan.
Sabtu, 06 Agustus 2016 11:43 WIB
Penulis: Adi Wasgo
MEDAN - Ketua Lumbung Aspirasi Masyarakat Bersama (Lasma) Kota Medan, Parlik, menilai Pemerintah Kota (Pemko) Medan lamban dalam melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Sukaramai, tepatnya  yang berjualan sepanjang Jalan AR Hakim, Kecamatan Medan Area. Akibatnya arus lalu lintas menjadi macet dan kotor.



"Parah kali bang kondisi di pasar Sukaramai ini. Sudah kumuh, macet lagi. Pemerintah Kota Medan lamban mengatasi masalah ini,"kata Parlik ketika dimintai komentarnya,Sabtu (6/8/2016).

Menurut Parlik, kondisi seperti ini sudah lama terjadi, dan seharusnya petinggi di Pemko Medan disampaikan atau tidak aspirasi masyarakat harus turun ke lapangan sehingga mengetahui secara langsug apa-apa saja keluhan masyarakat.

"Jangan sampai kepercayaan masyarakat hilang. Kalau tidak respek terhadap pemerintahan gawat," tutupnya.

Editor:Arif
Kategori:Olympic, PON
wwwwww