Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
17 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
21 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
17 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
19 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
23 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
15 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Badminton

Fadli Zon Curiga Ide Full Day School Menteri Muhadjir adalah Instruksi Jokowi

Fadli Zon Curiga Ide Full Day School Menteri Muhadjir adalah Instruksi Jokowi
Wakil Ketua DPR, Fadli Zon. (GoNews)
Kamis, 11 Agustus 2016 12:27 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon mencurigai wacana full day school yang dilontarkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy merupakan buah pemikiran Presiden Joko Widodo.

"Saya tidak tau ini ide siapa. Mendikbud atau Presiden. Saya curiga, karena Presiden selalu menyampaikan tidak ada visi misi menteri yang ada visi Presiden," kata Fadli Zon di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (11/8/2016).

"Jadi menteri cuma pelaksana dari Presiden. Ini jangan-jangan ide presiden," lanjut dia.

Menurutnya, terkait kebijakan tersebut mesti dicermati karena Muhadjir ialah menteri baru."Dunia pendidikan kita ini jangan dijadikan kelinci percobaan.

Ini bukan waktunya untuk menjadikan kelinci percobaan. Dan siswa-siswi kita juga bkn kelinci untuk dijadikan percobaan," kata dia.

Fadli juga menegaskan, pemerintah harus benar-benar mendalami terkait hal itu. Baik itu secara teknis dan lainnya."Jadi harus dikaji dengan matang dulu sebaiknya seperti apa. Baru kemudian diuji coba dan dbikin percontohannya dulu. Kareja ini tidak mudah secara filosofis dan teknis," pungkas Fadli. (***)

wwwwww