Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
22 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
2
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
22 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
9 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
5
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
KONI
21 jam yang lalu
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
6
Motivasi Tinggi PSIM Yogyakarta Jamu Dewa United FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Motivasi Tinggi PSIM Yogyakarta Jamu Dewa United FC
Home  /  Berita  /  Badminton

Dikebumikan Saat Azan Magrib, Ribuan Warga Meranti Padati Prosesi Pemakaman Adi

Dikebumikan Saat Azan Magrib, Ribuan Warga Meranti Padati Prosesi Pemakaman Adi
Kapolda Riau, ikut memikul peti jenazah Alarhum Adi (Foto: Chairul Hadi)
Jum'at, 26 Agustus 2016 18:46 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Jumat (26/8/2016) malam sekitar pukul 18.20 WIB, Tempat Pemakaman Umum (TPU) Baitul Akhir yang terletak di Jalan Pusara, Kelurahan Selatpanjang Timur, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau dipadati ribuan pelayat.

Masyarakat berkumpul di sini untuk menghadiri pemakaman Apriadi Pratama, pelaku penikaman anggota polisi yang tewas usai ditembak kakinya, setelah ditangkap aparat berwajib, Kamis subuh kemarin. Prosesi pemakaman Adi (sapaan akrabnya, red) persis saat azan Magrib berkumandang.

Pantauan GoRiau.com (GoNews Group), ribuan pelayat tersebut bahkan sudah menunggu sejak Kamis petang. Saat itu jasad Adi baru saja selesai divisum pihak kedokteran. Sahut-sahutan takbir juga terdengar. Tampak pula keluarga almarhum tak kuasa membendung tangis.

Begitu peti jenazah diturunkan dari mobil, Kapolda Riau Brigjen Pol Supriyanto yang juga telah menunggu sejak sore langsung menyambutnya. Ia bahkan ikut memikul peti jenazah ini bersama keluarga dan masyarakat setempat hingga sampai ke liang lahat.

Sontak, pecahlah tangis yang sejak tadi coba dibendung keluarga sang honorer Dispenda tersebut. Perlahan-lahan, peti jenazah almarhum diturunkan masuk. Sementara warga lainnya tampak khidmat mengikuti prosesi pemakaman.

Terlihat pula langkah kaki ibu (Adi, red) sesekali goyah. Ia bahkan harus dibopoh saat berjalan mendekati makam putranya sambil terus menangis. Selain Kapolda, hadir pula Asisten Kapolri Bidang Operasi (Asops) Irjen Unggung Cahyono dan sejumlah pejabat utama Polda Riau.

Hingga berita ini diturunkan, prosesi pemakaman Adi masih berlangsung. ***

wwwwww