Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
9 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
3
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
7 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
4
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
7 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
5
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
8 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
6
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Nasional
11 jam yang lalu
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Direstui Anak dan Istri, Dwi Agus Sumarno Siap Tinggalkan Jabatan Birokrat Demi Pilwako Pekanbaru

Direstui Anak dan Istri, Dwi Agus Sumarno Siap Tinggalkan Jabatan Birokrat Demi Pilwako Pekanbaru
Dr. Ir. H. Dwi Agus Sumarno, MM, Msi
Minggu, 28 Agustus 2016 08:45 WIB
Penulis: Fahrul Rozi
PEKANBARU - Meski belum satu partai pun merekomendasikan namanya untuk diusung, Dr. Ir. H. Dwi Agus Sumarno, MM, Msi, optimis melangkah dalam pertarungan Pemilihan Walikota (Pilwako) Pekanbaru 2017 mendatang. Selain ke partai politik, Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Sumber Daya Air Provinsi Riau ini mengaku terus melakukan komunikasi kepada masyarakat.

Dwi Agus diketahui mengikuti penjaringan bakal calon Walikota dan Walikota Pekanbaru 2017 hampir di semua partai politik. Semangatnya memimpin Kota Pekanbaru kedepan dibuktikan dengan siap melepaskan jabatan fungsional di Pemprov Riau, dan siap untuk pensiun dini dengan masa tersisa lebih kurang 12 tahun lagi.

"Bagi saya apapun resikonya, kalau memang itu aturan, saya harus mematuhinya. Anak dan istri saya rela, maka saya yakin melepaskan jabatan," kata Dwi Agus kepada GoRiau.com di Pekanbaru, Sabtu (27/8/2016).

Menjelang ditetapkan calon oleh masing-masing partai politik, ia mengaku terus bergerilya di tengah masyarakat, mulai dari sosialisasi, mendengarkan keluhan serta menyampaik rencana dirinya maju membangun Kota Pekanbaru. "Sejauh ini masyarakat menyambut positif dengan apa yang menjadi niat kami. Insyaallah selagi masyarakat menghendaki, kami siap," ulas dia.

Dwi mengatakan terkait perahu, sudah ada beberapa politik memberikan lampu hijau. Namun Ia diberikan waktu untuk menyusun program, membangun komunikasi dan koalisi sehingga mendapatkan pasangan yang sesuai nanti. "Saya teta optimis, mudah-mudahan niat baik akan menghasilkan yang bailk," tegasnya.

Ditanya siapa apa persiapannya menghadapi persaingan di Pemilukada nanti, Dwi Agus mengaku hanya mempersiapkan fisik dan non fisik. Karena jika diberikan kepercayaan, kelak dia bakal menghabiskan waktu untuk bersosialisi lebih padat lagi kedepan.

"Saya hanya mempersiapkan fisik dan non fisik, kalau soal partai lihat saja sampai di mana nanti perkembangannya," pungkas dia. ***

Kategori:Metropolitan
wwwwww