Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
13 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
13 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
8 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
7 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
8 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
6
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
7 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Home  /  Berita  /  PON

Plt Kapolres Meranti: Jangan Kejar Pelanggar Lalu Lintas Sampai ke Gang, Itu 'Melukai Perasaan' Masyarakat

Plt Kapolres Meranti: Jangan Kejar Pelanggar Lalu Lintas Sampai ke Gang, Itu Melukai Perasaan Masyarakat
AKBP Barliansyah SIk
Senin, 29 Agustus 2016 21:18 WIB
Penulis: Safrizal
SELATPANJANG - Pelaksana tugas (Plt) Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Barliansyah SIk mengaku telah memanggil semua satuan fungsi-fungsi di Mapolres setelah ia resmi menggantikan posisi mantan Kapolres AKBP Asep Iskandar SIk pasca bentrokan berdarah di Selatpanjang.

''Saat menjalankan tugas, Polantas jangan kejar-kejaran dengan masyarakat, jangan seperti dalam film kartun Tom and Jerry,'' ujar Kepala Satuan (Kasat) PJR (Polisi Jalan Raya) Direktorat Lalu Lintas Polda Riau ini ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin (29/8/2016).

Barliansyah juga meminta polisi untuk tidak mengejar warga yang berbalik kanan (putar arah, red) semisal ada razia. Sebab, upaya mengejar warga hingga ke gang jalan ini akan ''melukai'' perasaan masyarakat. Belum lagi, memang terjadi musibah, entah itu tabrakan atau terjatuh.

"Itu sudah saya sampaikan ke Sat Lantas. Kalau mereka sudah membalik jangan dikejar-kejar, jangan malah kayak Tom and Jerry. Kalau dia terluka, jatuh dan sebagainya, ini akan menimbulkan permasalahan yang baru," ujar Barliansyah.

Selain itu, Barliansyah juga mengaku telah memanggil pihak penyidik. Ia ingin penyidikan oleh polisi harus bersifat humanis, transparan, dan akuntabel.

"Saya butuh dukungan banyak pihak. Apa-apa yang saya lakukan, saya butuh informasi dan masukan dari masyarakat untuk bekal saya memulai langkah serta menciptakan apa yang kita inginkan bersama," ujarnya lagi. ***

Kategori:PON
wwwwww