Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
Metropolitan
16 jam yang lalu
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
2
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
3 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
3
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
3 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
2 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
3 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
6
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
3 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton

Pakai Baju Merah Muda, Wanita Misterius Diduga Penyebab 'Meranti Berdarah' Akhirnya Muncul di Polda Riau

Pakai Baju Merah Muda, Wanita Misterius Diduga Penyebab Meranti Berdarah Akhirnya Muncul di Polda Riau
Terlihat Brenda duduk sambil menelpon seseorang, Rabu siang (Foto: Chairul Hadi)
Rabu, 31 Agustus 2016 14:45 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Brenda, wanita berkulit putih yang disebut-sebut jadi penyebab Brigadir Adil dan Apriadi Pratama yang berkelahi hingga berujung dengan tewasnya sang oknum, tiba-tiba muncul di Mapolda Riau, Rabu (31/8/2016) siang.

Pantauan GoRiau.com Brenda tampak memakai baju merah muda. Dia terlihat cukup santai dan tenang, ditemani dua orang perempuan yang sekilas seperti Polwan (Polisi Wanita) dengan berpakaian sipil biasa.

Sesekali dia tampak menelpon dengan ponselnya, lalu mengobrol lagi dengan dua orang wanita tersebut. Tak lama ia beranjak pergi dan kemudian duduk kembali di kursinya, dekat kantin.

"Dari kemarin sudah kita amankan dulu," jawab Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Surawan saat dikonfirmasi langsung GoRiau.com (GoNews Group), Rabu siang.

"Yang jelas dia (Brenda, red) sementara diamankan untuk keselamatan yang bersangkutan juga," sambung Kombes Surawan.

Hasil penelusuran, jejaring sosial miliknya sudah ditutup, pasca ribut-ribut soal kejadian berdarah ini. Sebelumnya wanita itu sempat mengunggah beberapa postingan soal masalah pribadinya pada Juli 2016 lalu.

Untuk diketahui, saat kejadian penikaman, Brenda juga berada di lokasi. Hasil rekaman CCTv menunjukkan ia sedang berjalan berdua ke luar hotel. Saat itulah penyerangan terjadi dan polisi ini tewas ditikam.

Beberapa jam setelah kejadian, pelaku pun ditangkap dengan kondisi dua luka tembak di kakinya. Ia akhirnya meninggal dunia. Kematian honorer Dispenda itu lah berbuntut dengan bentrokan di Mapolres Kepulauan Meranti.

Bahkan orangtua almarhum Apriadi sempat menitip pesan ke Kapolda Riau, Brigjen Pol Supriyanto untuk mencari tahu siapa wanita misterius ini, saat Kapolda melayat ke rumah duka, di Selatpanjang.***

Kategori:Olympic, Badminton
wwwwww