Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
21 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
17 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
18 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
14 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
14 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
13 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Riau Butuh 28 Ribu Ekor Hewan Kurban

Riau Butuh 28 Ribu Ekor Hewan Kurban
ilustrasi.
Rabu, 31 Agustus 2016 10:32 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Provinsi Riau diperkirakan membutuhkan sapi dan kerbau sebanyak 28.000 ekor untuk kebutuhan Hari Raya Idul Adha 1437 Hijriah tahun 2016 yang jatuh pada 12 September 2016 mendatang.

"Sekarang sedang bergerak, ada 23ribu ekor dan sebentar lagi seribu ekor sapi dan kerbau asal Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) akan memasuki pasar Pekanbaru. Jadi kita hanya kekurangan sekitar tiga sampai empat ribu sapi dan kerbau lagi," ungkap Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Provinsi Riau, Askardiya R Patrianov kepada GoRiau.com di Pekanbaru, Rabu (31/8/2016).

Ia menekankan supaya saat pendistribusiannya mendatang, kondisi daging dengan jeroan merah dan hijau sudah dipisahkan. Kemudian, ia mengingatkan supaya tidak menggunakan plastik hitam sebagai pembungkus dagingnya.

"Plastik hitam itu resikonya lengket dan residunya tinggi. Pemisahan daging dan jeroan itu penting karena bila dicampur dikhawatirkan dapat terkontaminasi kuman. Ini yang harus disampaikan ke pengurus masjid, masih ada waktu seminggu lagi untuk menyampaikannya," urainya. ***

Kategori:Badminton, Riau, Voli
wwwwww