Kasus Protes Keuchik: Pemkab Bireuen Lakukan Musyawarah Dengan Kecamatan
![]() |
| Perwakilan Warga Cot Trieng, Simpang Mamplam, Bireuen ikuti pertemuan dengan Sekda Bireuen, Zulkifli terkait protes terhadap keuchik setempat. [Joniful Bahri] |
Penulis: Joniful Bahri
“Untuk menyelesaikan masalah ini, maka akan dilakukan diskusi dan audiensi kembali dengan perangkat gampong. Nanti akan melibatkan tokoh masyarakat, camat serta mukim setempat,” kata Zulkifli.
Menurut Sekda, pertemuan yang dilaksanakan dengan para perwakilan warga, Kapolsek Simpang Mamplam, Kabag Mukim dan Gampong Setdakab Bireuen itu hanya mendengar keluhan dari satu pihak. Sejatinya, setelah mendengar keluhan perwakilan warga tersebut, maka tim dari Pemerintahan Mukim dan Gampong turun ke Cot Trieng sehingga persoalan itu bisa diselesaikan dengan bijak.
“Bila kita langsung memberhentikan jabatan keuchik seperti harapan warga, tentunya bukan sebuah jalan keluar dan tidak sertamerta harus dilakukan. Tetapi perlu adanya masukan lain dari tokoh dan mukim di kawasan itu,” katanya.
Dengan melibatkan unsur kecamatan, tokoh masyarakat serta pihak mukim di Simpang Mamplam, sebutnya, akan melahirkan sebuah kesepakatan bersama guna dilakukan perbaikan.
Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan warga dari Gampong Cot Trieng, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen berdemo ke Kantor Bupati Bireuen, Rabu (31/8/2018). Pendemo menuntut agar Keuchik mereka turun dari jabatannya, karena selama ini dinilai tidak tansparan terkait pembangunan melalui alokasi dana desa (ADD) serta persolan kurang harmonisnya Keuchik dan warga setempat.













