Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
13 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
12 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
12 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
11 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
6
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
12 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Home  /  Berita  /  Badminton

Kemenpar Pastikan Kabut Asap Riau dan Sejumlah Daerah Tidak Pengaruhi Industri Pariwisata

Kemenpar Pastikan Kabut Asap Riau dan Sejumlah Daerah Tidak Pengaruhi Industri Pariwisata
Ilustrasi kabut asap di Riau. (foto: antara)
Sabtu, 03 September 2016 21:25 WIB
JAKARTA - Kementerian Pariwisata tak khawatirkan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Riau maupun beberapa titik di Indonesia dapat memengaruhi sektor pariwisata secara umum.

Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggara Kemenpar Rizki Handayani Mustafa di Jakarta, Sabtu (03/09/2016), meyakini kabut asap tidak akan menimbulkan dampak signifikan.

"Ketakutan dan kekhawatiran pada isu asap, kami yakin tidak terlampau berpengaruh pada sektor pariwisata Indonesia," kata Rizki.

Menurut dia, banyak wisatawan yang akan berkunjung ke Indonesia sudah teredukasi dengan baik bahwa kabut asap hanya terjadi di tempat-tempat tertentu dan tidak semua destinasi terdampak asap.

Rizki mengatakan isu asap banyak digunakan sebagai propaganda negatif untuk Indonesia. Oleh karena itu kata Rizki, isu asap harus ditanggapi secara proporsional oleh masyarakat terutama oleh media-media di Tanah Air. 

Dia berharap dan mengajak semua pihak untuk membangun citra pariwisata yang baik. Hal yang sama juga disampaikan Ketua Umum Asosiasi Biro Perjalanan Pariwisata Indonesia (ASITA) Asnawi Bahar yang mengatakan isu asap memang tidak berpengaruh signifikan bagi pariwisata Indonesia.

"Yang dikhawatirkan hanya dampak psikologis saja yang mungkin timbul. Kalau dampak langsung pengaruhnya tidak ada," ungkapnya.

Kehawatiran para pengusaha travel juga tak terjadi, ketika dibukanya acara Ironman 70,3 di Bintan Kepulauan Riau. Dimana peserta dari berbagai negara tetap hadir mengikuti kegiatan tersebut.

"Begitu juga dengan beberapa iven diperbatasan Indonesia - Malaysia. Para turis juga masih berbaur dengan masyarakat dan saya pastikan kabut asap belum memengaruhi sektor wisata," pungkas Asnawi. (***)

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:antara.com
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, DKI Jakarta
wwwwww