Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
9 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
11 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
4
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
5 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
7 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
11 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Badminton

Destinasi Wisata Baru, ASITA Dukung Pengembangan Delta Malvinas Kota Padang

Destinasi Wisata Baru, ASITA Dukung Pengembangan Delta Malvinas Kota Padang
Ketua Asita Subar Ian Hanafiah. (Ist)
Senin, 05 September 2016 11:56 WIB

PADANG - Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Sumatera Barat mendukung rencana Pemerintah Kota Padang yang akan menjadikan Delta Malvinas sebagai destinasi wisata baru. Pemko Padang bermaksud menjadikan daerah tersebut sebagai Taman Hutan Kota Malvinas.

"Selama ini objek wisata untuk keluarga di Kota Padang terlihat masih kurang, untuk itu diperlukan upaya agar jumlah objek wisata untuk keluarga ditambah sehingga warga Padang dan sekitarnya dapat memanfaatkannya untuk mendekatkan diri dengan keluarga melalui objek wisata tersebut," kata Ketua Asita Sumatera Barat, Ian Hanafiah saat dihubungi di Padang, Minggu (4/9/2016).

Ian mengatakan meski dirinya belum mengetahui secara rinci konsep wisata keluarga yang akan dibangun oleh Pemko Padang di Taman Hutan Kota Malvinas yang diberi nama "water front city" (kota tepi air), namun meninjau dari tujuannya, ia mendukung hal itu.
Ian mengatakan saat ini destinasi wisata alami di Kota Padang untuk keluarga cukup banyak namun untuk wisata alam hasil rekayasa manusia belum ada.

"Hal tersebut diperlukan agar kita dapat menambah variasi destinasi wisata di Kota Padang," katanya.

Terlebih, destinasi wisata tersebut menawarkan sarana rekreasi, tempat hiburan keluarga, outbond, aneka bermain anak dan taman burung yang saat ini diperlukan di Kota Padang agar mendukung program pemerintah yang mengusung kota tersebut sebagai kota pariwisata, pendidikan dan religi.

Sebelumnya, pada Jumat (2/9) Pemko Padang dengan investor dari Jakarta mengunjungi Taman Hutan Kota Malvinas guna merancang kerja sama terkait pembangunan dan pengelolaan taman tersebut.

"Taman Hutan Kota Malvinas berpotensi dikembangkan sebagai 'Water Front City' karena kawasan tersebut berada dekat dengan pusat kota, dengan arah ke Timur yakni jalan By Pass dengan berjarak lima kilometer sedangkan ke arah Baratnya yaitu Pantai Padang," kata Wakil Walikota Padang, Emzalmi usai meninjau Delta Malvinas itu.

Selain itu, taman tersebut juga bisa dimanfaatkan sebagai penahan meluapnya Sungai Batang Kuranji sehingga dapat meminimalisir kemungkinan terjadinya banjir di Kota Padang. (Charlie/*)

Editor:Calva
Kategori:Ekonomi, Badminton, Sumatera Barat
wwwwww