Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
14 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
18 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
13 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
15 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
20 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
11 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Badminton

Keuangan Minim, September Ini Pemkab Pelalawan Tunda Bayar Rp27 Miliar

Keuangan Minim, September Ini Pemkab Pelalawan Tunda Bayar Rp27 Miliar
Ilustrasi
Jum'at, 09 September 2016 16:21 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALANKERINCI - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pelalawan, Riau, menunda pembayaran sejumlah kegiatan di bulan September ini. Langkah itu dilakukan mengingat kondisi keuangan daerah yang semakin kritis.

Disebutkan Kepala Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Kabupaten (Sekdakab) Pelalawan, Hanafi, Jumat (9/9/2016), pembayaran yang ditunda besarannya mencapai Rp27 miliar.

"Penundaan pembayaran dilakukan terhadap proyek fisik dari beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), juga program kegiatan yang sudah dilaksanakan," jelasnya.

Diakui Hanafie, kondisi keuangan daerah minim sehingga Pemda melakukan penundaan pembayaran sejumlah kegiatan dalam bulan September ini.

"Karena Kas Daerah minim, makanya dilakukan pencairan terbatas. Kondisi ini sebab tersendatnya transfer dari Pemerintah Pusat," tutupnya.(***)

Kategori:PON, Badminton
wwwwww