Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
9 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
8 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
8 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
5
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
9 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
6
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Nasional
12 jam yang lalu
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Home  /  Berita  /  Badminton

Selama Lebaran Idul Adha, WH Langsa Tetap Lakukan Razia

Selama Lebaran Idul Adha, WH Langsa Tetap Lakukan Razia
Kepala Dinas Syariat Islam, Ibrahim Latif.
Minggu, 11 September 2016 20:15 WIB
Penulis: Dedek
LANGSA - Selama lebaran Idul Adha 1437 H, petugas Wilayatul Hisbah (WH) Kota Langsa tetap beroperasi melakukan penertiban dan razia di tempat-tempat yang rawan maksiat serta di lokasi wisata.

Seperti, hutan kota yang terletak di Gampong Paya Bujuk Seulemak, Kecamatan Langsa Baro dan kawasan hutan manggrove, Kuala Langsa," sebut Kepala Dinas Syariat Islam Kota Langsa, Ibrahim Latif, kepada GoAceh, Minggu (11/9/2016).

Razia itu, kata Ibrahim, suatu upaya tindakan pencegahan agar para remaja tidak melakukan perbuatan-perbuatan mesum (khalwat) di tempat-tempat wisata."Jangan sampai dihari libur lebaran ini, disalah gunakan oleh para remaja. Karenanya, WH akan berjaga-jaga melakukan patroli dan razia pada siang maupun malam hari," jelasnya.

"Kita tidak peduli anak siapa, baik anak pejabat, petani, tukang becak atau anak siapapun, bila kedapatan berbuat mesum, berkhalwat atau melakukan perbuatan yang melanggar adat istiadat serta syariat islam. Maka akan kita tangkap supaya dieksekusi cambuk," ujarnya.

Karenanya, sambung Ibrahim, kita minta kepada orang tua, agar lebih berhati-hati dengan pergaulan anaknya dan selalu diawasi. Apalagi, dihari libur lebaran seperti ini jangan biarkan anaknya keluar rumah secara bebas, terlebih lagi pada malam hari.

Ia menambahkan, tidak mungkin petugas WH selalu mengawasi para remaja selama 24 jam. Orang tua lah yang lebih berhak dan berkewajiban menjaga serta mengawasinya."WH hanya dapat mencegahnya dan para orang yang lebih mengetahui dan bertanggung jawab atas perkembangan anaknya," jelasnya lagi.

Lanjut Ibrahim, selama ini pada malam-malam liburan banyak kita temui remaja dan anak-anak ABG, serta pelajar dan mahasiswa berpacaran di tempat-tempat yang gelap serta di kos-kosan. Kondisi ini, katanya, sangat mengkhawatirkan kita semua, maka saya berharap orang tua dan para tokoh masyarakat agar lebih peduli dan berperan dalam mengawasi para remaja.

"Jika anak usia sekolah, pelajar dan mahasiswa sudah rusak, bagaimana nasib generasi muda dimasa yang akan datang," pungkas Ibrahim.

Kategori:Badminton, Voli, PON
wwwwww